Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan HM Sukamta mengatakan, Desa Jilatan Alur menjadi salah satu lahan potensial untuk pengembangan bibit jagung, sehingga menjadi lambang kejayaan Kabupaten Tanah Laut di masa akan datang karena berdekatan dengan ibu kota negara baru.

Sukamta juga mengapresiasi keberhasilan panen jagung di desa tersebut karena dampak baiknya akan diterima petani Tanah Laut.

"Petani dengan bibit ini mendapatkan efisiensi, keuntungan diterima petani lebih besar, ini yang kita inginkan," ujar Bupati Tanah Laut HM Sukamta.

Acara panen jagung tersebut juga dihadiri bersama Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian  Kalimantan Selatan  M Amin, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel Syamsir Rahman, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Faried Widyatmoko serta jajaran Forkopimda Tala, di lahan tanaman jagung Desa Jilatan Alur Kecamatan Batu Ampar.

Luas tanam jagung tahun 2020 yang dipanen di Desa Jilatan Alur tersebut, sebut dia,  mencapai 45 hektare dengan produktivitas 6,4 ton/hektare. 

Inovasi dalam bidang pertanian sangat diharapkan,  ujar bupati, agar bisa terus hadir di Kabupaten Tanah Laut.

"Mulai sekarang, kita juga sedang mengarahkan petani millenial agar bisa menghitung keuntungan dengan matang, agar menjadi tumpuan di masa akan datang," pungkasnya.

 

Pewarta: Arianto

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021