Sebanyak 11 dari sekitar 13 mayat korban tenggelamnya KM Martasiah di perairan Tanjung Dewa, Kelumpang Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kotabaru sudah dijemput keluarganya.
"Dari 13 mayat korban KM Makrtasiah 11 sudah dijemput keluarganya dan dua lagi masih di ruang mayat RSUD Kotabaru," kata Plt Direktur RSUD Kotabaru dr Sudarsono Kyai Demak, Senin.Darsono menjelaskan, dua mayat yang masih di RSUD Kotabaru atas nama Rara diduga warga Banjarmasin dan Rusdiana warga Geronggang, Kelumpang Tengah.
Selain dua mayat yang belum dijemput, seorang korban Martasiah kini juga masih dirawat di ruang Intensive Coronary Care Unit (ICCU) atas nama Aida Susanti warga Kotabaru," terangnya.Sementara puluhan korban selamat yang lainnya, hanya menjalani rawat jalan dan sebagian rawat inap di RSUD Kotabaru.
"Hingga saat ini RSUD Kotabaru telah merawat sekitar 21 korban tenggelamnya KM Martasiah," tambah Darsono.Sementara itu, Kapal penumpang KM Martasiah jurusan Kotabaru-Geronggang, sekitar pukul 12.00 Wita tenggelam di perairan Tanjung Dewa, Kelumpang Tengah, Kotabaru, Kalimantan Selatan, akibat gelombang tinggi, sekitar 17 orang tewas dari sekitar 80 orang penumpang.
Sementara Korban selamat hingga saat ini tercatat sekitar 33 orang kini dirawat di rumah sakit umum daerah Kotabaru untuk mendapatkan perawatan intensif.Informasi yang berhasil dihimpun kapal naas KM Martasiah yang berangkat dari pelabuhan Panjang Kotabaru sekitar pukul 10.00 Wita itu tenggelam sekitar pukul 12.00 Wita atau sekitar 1,5-2 jam berlayar diterjang gelombang dan angin kencang.
Akibat gelombang tinggi dan angin kencang tersebut, kapal yang mengangkut penumpang sekitar 80 orang oleng dan akhirnya tenggelam dengan cara terbalik.Selain penumpang KM Martasiah juga mengangkut barang-barang, diantaranya sejumlah kendaran roda dua, barang sembilan bahan pokok dan barang keperluan rumah tangga yang hendak dijual ke pasar Gerongggang./C
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011