Jembatan di ruas jalan nasional Desa Benua Anyar Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang sempat putus sebanyak dua kali akibat tergerus air, sudah bisa dilintasi meski pun terbatas baru roda dua. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Mokhammad Hilman di Martapura mengatakan, jembatan penghubung Trans Kalimantan dari Banjarmasin ke Kalimantan Tengah dan Timur selesai dikerjakan, Jumat pagi. 

"Pengerjaan jembatan selesai Jumat pagi sehingga siangnya sudah bisa dilewati meski pun masih terbatas kendaraan roda dua sambil menunggu pembuatan bronjong untuk penahan longsoran," ujarnya. 

Ia mengatakan, jembatan darurat yang dibangun merupakan jembatan jenis Balley dengan daya dukung muatan yang melintas sebesar 10 ton namun akan ditingkatkan menjadi 50 ton dan mulai dikerjakan, Sabtu besok. 

Disebutkan, pekerjaan pemasangan jembatan Balley tambahan di sisi jembatan yang ada sekarang dengan daya dukung muatan yang lebih besar untuk beban sampai dengan 50 ton diawali pemancangan pondasi. 

"Pekerjaan besok dimulai dengan pekerjaan pemancangan pondasi dan material jembatan Balley diperkirakan besok datang. Ditargetkan jembatan secara penuh bisa dilintasi kendaraan tanggal 29 Januari 2021," ucapnya.

Diketahui, jembatan Trans Kalimantan yang terletak diperbatasan Kecamatan Astambul dan Mataraman itu putus setelah oprit pada kedua sisi jembatan diterjang derasnya air sehingga arus lalu lintas sempat lumpuh total. 

Kerusakan sempat terjadi dua kali, pertama Kamis (14/1) kemudian bisa dilintasi setelah diperbaiki. Namun, Ahad (17/1) jembatan darurat kembali putus sebelum kedatangan Presiden RI Joko Widodo, Senin (18/1).

 

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021