Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Khatib shalat Jum`at, Masjid Assa`adah Komplek Beruntung Jaya Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, H Buchari Ar dalam khotbah menjelang shalat Jumat mengungkapkan keutamaan bulan Sya`ban.
Dengan mengutip riwayat Yahya bin Mu`adz, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu mengungkapkan, sesungguhnya di dalam Sya`ban terdapat lima huruf (syiin, `ain, baa, alif dan nuun), yang setiap hurufnya kaum Muslim diberi sesuatu anugerah.
Ia mengurai kutipan tersebut, dengan syiin akan diberi Syaraf (kehormatan) dan syafaat, dengan `ain akan diberi izzah (keperkasaan) dan karamah (kemuliaan).
Kemudian dengan Baa` akan diberi Biir (kebaikan), dengan alif akan diberi Ulfah (kelembutan-kelembutan) dan dengan Nuun akan diberi Nuur (cahaya), ungkapnya.
"Karena itulah dikatakan bulan Rajab untuk mensucikan badan dan Ramadhan untuk mensucikan ruh. Sesungguhnya orang yang mensucikan badannya bulan Rajab, maka ia akan mensucikan hatinya di Sya`ban dan mensucikan ruhnya pada Ramadhan," kutipnya.
Dalam kaitan keutamaan Sya`ban, Ketua Pengurus Masjid Assa`adah yang alumnus Fakultas Keguruan Uiversitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin itu, kembali mengutip hadis rasulullah Muhammad saw.
"Hadis rasulullah saw tersebut menyatakan, barangsiapa berpuasa tiga hari pada awal, pertengah dan akhir bulan Sya`ban, maka Allah menuliskan baginya dari 70 orang nabi, dan seperti orang beribadah kepada Allah selama 70 tahun, dan jika ia mati pada tahun itu, dia mati sebagai pahlawan syahid," ungkapnya.
Dengan hadis Nabi Muhammad saw tersebut, menurut dia, berarti pada bulan Sya`ban dianjurkan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah swt dengan meningkatkan alam saleh dan memperbanyak ibadah.
"Mari kita gunakan bulan Sya`ban untuk mencari bekal akhirat dengan tidak melupakan kemaslahatan hidup di dunia. Begitu pula pada bulan-bulan lain dalam tahun hijriah, apalagi bulan yang diutamakan Allah swt," demikian Buchari. ***3***
(T.KR-SHN/C/H005/H005) 30-05-2014 16:22:47
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2014