Gubernu Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor meminta, semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kerja sama lintas sektor dalam menghadapi ancaman wabah covid-19 atau virus corona di wilayah Kalimantan Selatan.

“Saya berharap semua dapat melaksanakan peran sebaik-baiknya dan bersama-sama untuk mengatasi masalah Covid-19,” ucap orang nomor satu di Pemprov Kalsel tersebut,  dalam Rapat Koordinasi (Rakor) antisipasi Virus Corona tingkat Provinsi, di Auditorium KH Idham Chalid Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Jumat (20/3).

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Tanah Laut H Dahnial Kifli selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Corona mengatakan,  kesiapan Pemkab Tanah Laut untuk mencegah menyebar virus corona dengan membentuk Tim Satgas untuk menangani apabila terbukti warga Tanah Laut  teridentifikasi.

Selain itu, menurut dia, terkait pencegahan virus corona di Tanah Laut, pihaknya juga mengeluarkan edaran pencegahan penularan virus corona dan  menunjuk Rumah Sakit Hadji Boedjasin Pelaihari sebagai tempat rujukan pasien covid-19 sesuai dengan instruksi pemerintah pusat.

Dahnial juga mengimbau,  agar masyarakat menunda atau mengurangi kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa dalam jumlah besar.

Dahnial juga meminta, kepada warga untuk dapat menjaga jarak atau kontak dengan pihak lain, menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga, mengkonsumsi makanan bergizi serta cuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan air mengalir.

“Kita sudah menyiapkan rumah sakit dan mengkoordinasikan dengan dinas kesehatan dari tingkat kabupaten, kecamatan serta desa dengan cara mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk pencegahan menyebar cvirus corona,” ujar Dahnial.

Juru Bicara Satgas Kesiapsiagaan Darurat Corona Tanah Laut Antonious Jaka Royan menambahkan,berdasarkan data yang ada masyarakat Tanah Laut  dinyatakan positif terkena virus corona tidak ada atau nihil.

Lebih lanjut dia mengemukakan, pihaknya juga melakukan orang dalam pemantauan (ODP) di Kecamatan Kintap dan Takisung  dengan melakukan karantina selama empat belas hari.

“Dua pasien dalam pemantauan, saat ini keadaan sudah berangsur membaik, hanya tinggal batuk pileknya saja.  Semoga sampai dengan empat belas hari kedepan pasien dalam pemantauan bisa sehat kembali,” ucap Jaka.

Turut hadir dalam rapat koordinasi  tersebut, Sekretaris Daerah dan Kota se-Provinsi Kalsel, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Kalsel, Forum Koordinasi Pimpinan Provinsi Kalsel serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah se-Provinsi Kalsel.

 

Pewarta: Arianto

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020