oleh Yose Rizal

Banjarbaru,  (Antaranews Kalsel) - Data hasil kelulusan peserta Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Provinsi Kalimantan Selatan tidak lengkap sehingga sulit mengetahui jumlah dan persentase kelulusan peserta.

Ketua Panitia UN tingkat SMA dan sederajat Kalsel Amka di Banjarbaru, Kamis mengatakan, pihaknya hanya menerima data kelulusan dari Puspendik Kemendikbud dan tidak mengetahui penyebab kurang lengkapnya data.

"Kami menerima data kelulusan dari Puspendik Kemendikbud di Jakarta Kamis dinihari, dan tidak mengetahui jika data kelulusan tidak lengkap," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel itu.

Ia mengatakan, setelah menerima data kelulusan, pihaknya langsung memilah data kelulusan yang diterima dari Puspendik sesuai kabupaten dan kota se Kalsel kemudian membawanya langsung dari Jakarta ke Banjarmasin.

"Baru pukul 13.00 Wita kami tiba di bandara sehingga memilih gedung SDLB C Kalsel di Liang Anggang Kota Banjarbaru untuk membagikan data hasil kelulusan kepada Disdik kabupaten dan kota se Kalsel," ungkapnya.

Pembagian data hasil kelulusan peserta ujian dilakukan sekitar pukul 14.00 Wita dan diserahkan kepada kepala dinas pendidikan maupun perwakilan dinas pendidikan kabupaten dan kota yang diundang ke tempat tersebut.

Dijelaskan, pihaknya tidak bisa menyebutkan berapa jumlah pasti siswa yang lulus maupun tidak lulus ujian termasuk persentase kelulusan peserta ujian dari 13 kabupaten dan kota di provinsi setempat.

"Kami tidak bisa menyebutkan angka pasti berapa jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus karena data yang diterima tidak lengkap, kalau mau lihat saja jumlah kelulusan per kabupaten dan kota," sarannya.

Sementara itu, data hasil kelulusan UN yang diterima Disdik Kalsel hanya berisi jumlah dan persentase kelulusan peserta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sedangkan kelulusan peserta SMA dan MA tidak ada datanya.

Hal itu menyulitkan sejumlah wartawan media cetak untuk mengetahui jumlah pasti peserta ujian yang lulus maupun persentase kelulusan sehingga tidak bisa menyebarkan informasi mengenai kelulusan secara menyeluruh.

"Biasanya data kelulusan lengkap, baik jumlah peserta dan jenjang pendidikan maupun persentase kelulusan sehingga tinggal menulis dan besok bisa menampilkannya di lembaran koran," ujar salah satu wartawan.

Jumlah peserta ujian nasional tingkat SMA dan sederajat di Kalsel sebanyak 35.553 terdiri dari siswa SMA, MA, SMK dan SMALB serta peserta UN program paket C yang diikuti 8.488 siswa.

Pewarta:

Editor : Asmuni Kadri


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013