Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan melaksanakan optimalisasi lahan seluas 680 hektare untuk meningkatkan produksi beras.

Dengan rincian 580 hektare yang bersumber dari dana APBN dan 100 hektare bantuan dari APBD provinsi.

Kabid tanaman pangan dan hortikultura, Distanakkan Tabalong, Sam’ani menyebutkan tahun ini sasaran produksi padi mencapai 141.215 ton dengan produktivitas 43,80 kwintal per hektare.

”Tahun ini sasaran produksi padi mencapai 141.215 ton karena itu perlu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan termasuk padi melalui optimasi lahan,” jelas Sam’ani.

Selain optimasi lahan kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan  juga dilakukan melalui program cetak sawah serta pendukung lainnya seperti optimasi jaringan irigasi, penangkaran padi hingga pemberdayaan kelembagaan..

Untuk cetak sawah baru rencananya dilaksanakan seluas 500 hektare dengan dana dari APBN di sejumlah kecamatan.

Sedangkan kegiatan pendukung lainnya seperti optimasi jaringan irigasi seluas 2.000 hektare mencakup 1.500 hektare dari dana APBN dan 500 hektare bersumber dari APBD kabupaten.

Sam’ani mengatakan arah kebijakan program peningkatan produksi, produktivitas dan mutu tanaman pangan untuk mencapai swasembada pangan dipriotitaskan pada komoditi utama dan unggulan seperti padi dan jagung.Dengan strategi pencapaian produksi tanaman pangan mencakup peningkatan produktivitas, perluasan areal dan pengamanan produksi.



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026