Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid mengancam para camat yang ada di wilayahnya tidak dipromosikan ke jabatan lebih tinggi bila sekarang tidak menempati rumah dinas (Rumdin) camat yang disediakan pemerintah setempat.


"Saya minta para camat untuk tinggal di wilayah kecamatan dimana masing-masing bertugas, agar lebih mudah dan cepat melakukan koordinasi dan komunikasi dengan warga jika diperlukan kapan pun" Ujar Wahid di Amuntai, Selasa.

Camat yang tidak mengindahkan hal ini, kata Wahid jangan mengharapkan untuk mendapatkan mendapatkan promosi jabatan.

"Kalau camat tidak mau tinggal di wilayah kecamatannya berarti ia tidak menginginkan jabatan itu dan akan dipindahkan ke posisi jabatan yang lain" cetusnya.

Bupati HSU menginstruksikan hal ini menyusul tewasnya salah seorang anggota TNI di wilayah Kecamatan Sungai Tabukan setelah bertikai dengan warga setempat, sementara pada saat yang bersamaan camat setempat tidak berada di wilayah kecamatan tersebut.

Bupati menyesalkan sampai terjadinya kasus main hakim sendiri dikalangan warga hingga menewaskan orang lain dan berharap peristiwa serupa tidak sampai terulang kembali.

Ia menginstruksikan para camat untuk selalu berada di tempat tugasnya dan melakukan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk dengan kepala daerah.

"Setiap permasalahan yang berkembang di masyarakat hendaknya selalu dikomunikasikan dengan pimpinan atau pihak terkait sehingga kita bisa saling mengingatkan dan memberikan masukan untuk mengatasi permasalahan" tandasnya.

Sebagai manusia, lanjut Wahid tentu memiliki kekurangan dan keterbatasan sehingga diperlukan kerjasama melalui komunikasi yang instensif sehingga berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan bisa dikoordinasikan dengan lancar.

Sebagai pemegang pucuk pimpinan, Wahid tak mengelak terjadinya kasus ini juga diakibatkan kelalaiannya dalam membina aparat yang dipimpinnya, sehingga setiap waktu ia juga mengharapkan masukan, kritik maupun saran dari berbagai kalangan.

Saat bersilaturrahmi bersama unsur Muspida ke Kecamatan Sungai Tabukan, Senin guna menentramkan warga masyarakat yang masih resah dan tegang akibat terjadinya kasus tersebut Wahid menegaskan kesediaannya untuk selalu menerima kunjungan warga yang ingin bertemu dan menyampaikan informasi kepada kepala daerah.

"Jika di tingkat desa, kelurahan bahkan ditingkat kecamatan, informasi yang anda sampaikan tidak mendapat tanggapan sebagaimana mestinya silahkan langsung sampaikan kepada bupati" tegas Wahid.

Terjalinnya komunikasi yang lancar, sambungnya sangat diperlukan dalam rangka membina kehidupan yang harmonis ditengah masyarakat.

  Apalagi, imbuhnya pemerintah daerah tentu sangat membutuhkan masukan dan peran serta aktif dari masyarakat dalam menjalankan roda pembangunan./D.
(T.H005/C/N001/N001) 05-02-2013 19:09:16


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026