Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Firdaus Hazairin mengatakan, Dana Alokasi Khusus bidang pendidikan 2011 menurun sekitar Rp5 miliar dibanding dana yang diterima pada tahun sebelumnya.

"DAK bidang pendidikan tahun 2011 yang diterima sebesar Rp7,2 miliar atau menurun sebesar Rp5 miliar dibanding DAK tahun lalu sebesar Rp12 miliar lebih," ujarnya di Banjarbaru, Minggu.

Ia mengatakan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti mengenai pengurangan bantuan dari pemerintah pusat yang digunakan untuk perbaikan fisik sekolah maupun peningkatan mutu pendidikan di sekolah-sekolah.

Disisi lain, kata dia, Pemkot Banjarbaru menyiapkan dana pendamping yang berasal dari APBD untuk mendukung DAK yang dikucurkan sebesar 10 persen dari dana bantuan yang diterima.

Menurut dia, meski pun besaran DAK 2011 sudah ditetapkan namun pihaknya tidak berani menggunakan dana bantuan itu secara sembarangan apalagi petunjuk pelaksanaan penggunaan dana dari pemerintah belum turun.

"Penggunaannya tidak bisa sembarang tetapi menunggu petunjuk pusat yang masih belum turun. Harapan kami, petunjuk segera turun sehingga pelaksanaan kegiatan bisa dilaksanakan," ungkapnya.

Dikatakan, sebagaimana petunjuk pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, penggunaan DAK diarahkan untuk pembangunan maupun rehabilitasi sekolah serta peningkatan mutu pendidikan seperti pengadaan buku.

Pembangunan maupun rehabilitasi sekolah diarahkan kepada Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Tingkat Pertama (SMP) termasuk pengadaan buku dan peningkatan sarana lainnya di sekolah tersebut. (yos/A)


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026