Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyrakat dan Perempuan (BKBPMP) setempat melakukan konsolidasi program untuk meningkatkan efisiensi dan keberhasilan KB.


Konsolisasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) program Keluarga Berencana (KB) tersebut dibuka Wakil Wali Kota Banjarmasin, Iwan Anshari di ruang Kayuh Baimbai Banjarmasin, Selasa.

Menurut Wali Kota Iwan Anshari, program KB mempunyai peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, disamping berfungsi mengendalikan angka kelahiran.

Program KB juga membantu keluarga dan individu untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, katanya.

Dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 1992 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera, KB merupakan upaya meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat, khusunya melalui pendewasaan usia perkawinan dan mengatur angka kelahiran.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Irwan Anshari menyerahkan alat kesehatan "obgyn bed" secara simbolis kepada lima klinik KB dari lima kecamatan yang merupakan hibah dari BKBPMP kota Banjarmasin kepada dinas kesehatan Kota Banjarmasin .

Obgyn bed yang dihibahkan berjumlah 17 buah yang terdiri dari sembilan buah diperoleh dari perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan dan delapan buah dari dana Dana alokasi khusus (DAK) tahun 2012 dan diserahkan kepada klinik KB yang ada di kota Banjarmasin.

  Wali Kota secara simbolis juga menyerahkan surat keputusan (SK) PIK-remaja (pusat informasi kesehatan bagi remaja). PIK-remaja merupakan wadah bagi remaja unutk bersosialisasi dan konsultasi tentang pencegahan seks usia dini, hiv/aids dan nafza/D.




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026