Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan melakukan pendataan e-KTP secara jemput bola hingga ke sekolah-sekolah di wilayah ini.

Pendataan E-KTP bukan saja dilakukan untuk mahasiswa di Universitas tetapi juga ke murid-murid sekolah, guna menjaring siswa usia 17 tahun yang belum terdata E-KTP, kata Kadisdukcapil Banjarmasin, Hj Rahmah Norlias, Sabtu.

Menurut Rachmah Norlias, setiap harinya jumlah wajib KTP di Banjarmasin terus bertambah, terutama warga muda yakni kalangan pelajar yang sudah memasuki usia 17 tahun.

"Warga inilah yang mau kita jaring, kita beri kemudahan pelayanan e-KTP bagi mereka, sebab bagaimanapun setiap warga wajib memiliki kartu identitas kependudukan apabila sudah memasuki usia 17 tahun,"tuturnya.

Untuk itu Disdukcapil akan mengoprasikan mobil pelayanan e-KTP keliling mendatangi sekolah-sekolah secara bergilir, termasuk ke kampus Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

Mengenai pembagian e-KTP yang sudah selesai, Rachmah Norlias menjelaskan dari 6 ribu jadi 12 ribu perminggu di setiap kecamatannya.

Hanya saja tidak mungkin dibagi serentak semuanya yang mencapai 278.385 keping yang sudah selesai cetak itu, kawatirnya membuat kegaduhan dan kekacawau karena warga yang datang membeludak.

"Karena pengambilannya perlu proses juga, yakni pencocokan sidik jari dan NIK KTP yang lama, baru bisa diserahkan," jelasnya.

Berdasarkan catatan E-KTP warga Kota Banjarmasin yang selesai cetak sudah mencapai 73,61 persen atau 278.385 keping E-KTP dari

jumlah warga yang diambil sidik jarinya sebanyak 378.141 jiwa wajib KTP.

Rincian Banjarmasin Selatan 77.147 keping, Banjarmasin Barat 72.560 keping, Banjarmasin Timur 45.023 keping, Banjarmasin Utara 45.981 keping, dan Banjarmasin Tengah sebanyak 36.674 keping.



Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026