Masyarakat di Desa Sembilang, Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menilai perusahaan tambang batubara PT Arutmin Indonesia diskriminatif, terkait program Coorporate Social Responsibility (CSR).

"Kami sudah beberapa kali meminta perusahaan Arutmin peduli kapada warga kami di empat RT, namun kenyataanya harapan kami itu sia-sia belaka," kata Kepala Desa Sembilang, Abdul Rasyd, Kamis.

Rasyid menjelaskan, sudah dua tahun ini, pihaknya mengajukan beberapa bantuan, seperti bantuan air bersih, listrik, transportasi untuk anak sekolah dan perbaikan jalan di Desa Sembilang.

Namun proposal-proposal yang diserahkan tidak pernah mendapatkan tanggapan oleh perusahaan pemegang izin Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B).

Jawaban pihak perusahaan hanya terkesan kurang peduli kepada masyarakat.

Mereka mengaku hingga saat ini masih kekurangan bus untuk antar jemput karyawan, sehingga tidak bisa membantu masyarakat, khususnya untuk antar jemput anak-anak sekolah.

Terkait listrik, perusahaan tidak menyediakan listrik untuk masyarakat, listrik yang ada hanya untuk operasional perusahaan.

Begitu juga dengan persediaan air bersih, pihak perusahaan tidak bisa membantu masyarakat di empat RT untuk bisa menikmati air bersih.

"Program CSR hanya menyediakan bantuan perkebunan," terang Kepala Desa Sembilang, mengutip peryataan pihak perusahaan.

Sementara bantuan bibit, notabene yang mendapatkan bantuan diantaranya adalah orang-orang perusahaan sendiri.

Sedangkan alasannya dibuatnya program bantuan bibit untuk perkebunan tersebut adalah bagi masyarakat, lantas masyarakat yang mana?.

Rasyd mengakui, bahwa dari enam RT hanya dua RT di desanya mendapatkan bantuan air bersih, dan listrik dari PT Arutmin, yakni RT 4 dan 6.

Sementara RT 1, 2, 3, dan 5, permintaanya tidak dikabulkan. "Sungguh aneh, perusahaan yang kantornya di Desa Sembilang itu tidak peduli terhadap sebagian besar masyarakat Sembilang," terang Kades.

Ia berharap, agar tidak terjadi kecemburuan sosial, seyogyanya perusahaan yang kini tengah menambang lahanya di Desa Sembilang itu peduli terhadap masyarakat yang kini sangat mengharapkan bantuan.

Eksternal Relation PT Arutmin Indonesia Zainuddin Lubis, hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026