Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikulura Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) setempat, Tuhalus di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu mengatakan, bantuan tersebut merupakan tambahan atas bantuan sebelumnya yang diberikan oleh pemerintah Provinsi Kalsel.
"Berdasarkan informasi dari pihak provinsi, pada 25 Oktober ini akan dilakukan seleksi terhadap calon ternak bantuan yang akan disalurkan," katanya.
Seleksi calon ternak bantuan dilakukan di Jawa Timur oleh pihak provinsi bersama perwakilan dari kabupaten penerima, langsung dari tempat peternakan sapi.
Sebelumnya, pada Juli lalu pemerintah daerah setempat juga menerima bantuan bibit sapi bakalan dari pemerintah provinsi Kalsel sebanyak 95 ekor.
Menurutnya, diperkirakan pada akhir Oktober ini atau paling lambat pada awal November mendatang bantuan bibit sapi bakalan tersebut sudah di terima.
"Dengan adanya penambahan bantuan oleh pemerintah provinsi tersebut akan sangat mendukung program pengembangan dan peningkatan populasi ternak sapi di Balangan," ujarnya.
Ia menambahkan, hingga Januari 2012 lalu tercatat jumlah populasi ternak sapi di Balangan sebanyak 2.210 ekor.
"Hingga Oktober ini, tercatat angka kelahiran ternak sapi sebanyak 640 ekor sedang target peningkatan populasi 2012 ini diharapkan dapat mencapai 1.900 ekor," tambahnya.
Target peningkatan populasi ternak sapi tersebut diyakini akan dapat tercapai baik melalui kelahiran maupun dari bantuan-bantuan yang telah di berikan.
Selain bantuan ternak sapi dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah setempat sejak Juli lalu telah pula menyalurkan bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta dari pihak swasta, dalam hal ini PT Adaro Indonesia.C
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.