Tiga orang dari enam tahanan Polresta Banjarmasin yang kabur pada Minggu (7/10) berhasil ditangkap kembali oleh petugas di wilayah kota setempat.

Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Senin mengatakan, tiga tahanan yang tertangkap itu masing-masing dua orang kasus narkoba dan satu orang kasus pemerkosaan.

Tertangkapnya tahanan yang kabur itu berkat kerja keras pihak kepolisian yang langsung melakukan pencarian di wilayah kota Banjarmasin dan wilayah sekitarnya.

Menurut laporan dari anggota di lapangan ketiga tahanan yang tertangkap itu masing-masing tertangkap di rumah keluarga mereka dan tanpa ada perlawanan sedikitpun.

"Keenam orang tahanan kabur itu mereka dengan menjebol flapon WC yang ada di blok 2 yang ada di dalam rumah tahanan tersebut dan meloncat dari ketinggian 5 meter pada Minggu (7/10) sekitar pukul 05.00 wita," terangnya dalam jumpa pers.

Saat ini ketiga tahanan yang sudah tertangkap itu sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik agar bisa diketahui kemana arah larinya tiga tahanan lagi yang saat ini belum tertangkap.

Namun pihak polisi juga telah disebar di seluruh pelosok yang ada di Kota Banjarmasin dan telah berkoordinasi dengan pihak Polres-Polres luar daerah untuk melakukan beck up.

"Kita yakin keenam tahanan yang kabur itu akan tertangkap, karena anggota terus bekerja keras dilapangan dan semua pihak keluarga mereka telah didatangi petugas agar bisa membantu untuk menyerahkan," tuturnya kepada Wartawan.

Kepada tiga tahanan yang masih belum tertangkap sekira bisa menyerahkan diri sebelum nantinya tertangkap anggota dilapangan yang sedang melakukan pencarian.

"Hidup atau mati tahanan itu akan kita lakukan pencarian, lebih baik menyerahkan diri dari pada nantinya petugas dilapangan melakukan penembakan terhadap mereka untuk mempermudah proses menangkapan," tegas seraya mengimbau.

Untuk diketahui, dari enam tahanan yang kabur, dan tiga telah tertangkap itu mereka melakukan perusakan terhadap besi teralis atas, flapon kamar mandi, dan mematikan lampu agar tidak terlihat.

Tertangkapnya tiga tahanan itu dilakukan lebih kurang sembilan jam dan itu juga berkat kerja kerat anggota dilapangan dalam melakukan pencarian, demikian Suharyono. C


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026