Tersangka pencurian sepeda motor yang juga seorang residivis ditembak oleh polisi karena saat ditangkap mencoba melawan dan melarikan diri.


Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, Kompol Roy Satya Putra Sik di Banjarmasin, Selasa mengatakan, ditembaknya tersangka itu karena mencoba melawan saat polisi menyergapnya.

Tersangka yang juga residivis itu ditembak saat menunjukkan barang bukti tempat ia menjual dan ternyata fiktif dan saat di kawasan jalan ingin melarikan diri dari polisi yang membawanya

Untuk nama tersangka yang juga seorang residivis itu diketahui berinisial KH alias Ijun (29) warga jalan Sungai Lulut komplek Suaka Indah Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin ditangkap pada Senin (24/9) sekitar pukul 14.00 Wita di rumahnya di kawasan Jalan Sungai Lulut.

Data di Pihak Unit V Ranmor Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin menyebutkan, tersangka Ijun melakukan pencurian sebanyak tiga kali di lain tempat kejadian.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang dicurinya di kawasan Jalan Sutoyo S Teluk Dalam Kota Banjarmasin.

"Untuk sementara ini barang bukti telah kita amankan di Satuan Reserse Kriminal dan tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pengobatan karena kaki sebelah kirinya dihadiahi dua tembakan," katanya.

Dia mengatakan, modus Ijun dalam melakukan pencurian kendaraan itu dengan menggunakan kunci dan merusak kunci kontak milik korbannya.

Dari hasil penyidikan, Ijun dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

"Usai dilakukan penyidikan oleh penyidik, Ijun langsung masukan ke Rumah Tahanan Polresta Banjarmasin.

Sementara itu, Ijun mengakui bahwa melakukan pencurian sudah sebanyak tiga kali di antaranya di Salan Sutoyo S, Jalan Banua Anyar serta di Jalan Tol Sungai Tabuk.

Untuk uang hasil penjualan atau gadai sepeda motor yang dicuri rata-rata sekitar Rp2 juta dan uangnya digunakan untuk keperluan sehari-hari dan biaya hidup keluarganya.

  "Keseharian saya sebagai pengangguran, karena gak ada kerjaan maka saya melakukan pencurian kendaraan dan hasil gadai motor curian itu untuk biaya ekonomi rumah tangga," katanya/D.
(T.KR-SYO/C/S023/S023) 25-09-2012 16:37:54


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026