Wali Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Haji Muhidin mencanangkan gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi warga kota di wilayah tersebut.


Pencanangan tersebut berlangsung di Kompleks Perumahan Andai Jaya, Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu.

Wali kota yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin drg Diah R Praswati mengajak seluruh warga kota setempat untuk melaksanakan tatanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

PHBS bukan saja di tempat umum, tetapi juga ditempat kerja, di sekolah,institusi kesehatan maupun PHBS di rumah tangga, kata wali kota.

Wali menyatakan bila lingkungan warga bersih maka sebaran penyakit kian berkurang dan masyarakat terlindungi dari terjangkitnya penyakit tersebut.

Oleh karena itu, ia menyarakan seluruh SKPD di lingkungan Pemkot Banjarmasin mencermati semua lingkungan yang ada di wilayah tersebut, bila ada lingkungan yang belum bersih sudah selayaknya dibenahi,sebagai contoh bila terdapat jalan rusak maka sesegeranya jalan tersebut diperbaiki.

Sementara Kadiskes Banjarmasin, Diah R Praswati menambahkan memang terlihat kurang diperhatikannya hidup bersih di kalangan masyarakat.

Akibat kurang diperhatikan PHBS akhirnya warga banyak terserang penyakit, sebagai contoh dari 10 penyakit terbesar menyerang warga setempat, masih didominasi infeksi saluran bagian atas (Ispa) dan penyakit darah tinggi.

"Kalau hidup kita bersih dan makanan seimbang maka tak mudah diserang penyakit," tuturnya.

Menurutnya PHBS bisa dilakukan ditempat umum dengan memberdayakan masyarakat pengunjung dan pengelola tempat umum agar tahu,mau, dan mampu untuk mempraktekkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan tempat umum tersebut sebagai lokasi yang sehat.

Ada beberapa indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS ditempat umum, seperti menggunakan air bersih, jamban,membuang sampah pada tempatnya, tak meludah sembarangan, serta memberantas sarang nyamuk.

Begitu juga PHBS ditempat kerja agar tidak merokok, berolahraga,mencuci tangan,memberantas jentik nyamuk, menggunakan air bersih, membuang sampah pada tempatnya, menggunakan alat pelindung diri sesuai jenis pekerjaan.

Sementara PHBS disekolah guna memberdayakan siswa,guru dan masyarakat mau mempraktikan PHBS, seperti antara lain mengkonsumsi jajanan yang sehat di kantin sekolah,

Disekolah juga harus menggunakan jamban yang bersih dan sehat, berolahraga, memberantas nyamuk, tak merokok, menimbang badan dan mengukur tinggi setuap 6 bulan, serta membuang sampah pada tempatnya.

PHBS di rumah tangga antara lain persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi air susu ibu ekslusif,menimbang bayi dan balita setiap bulan, mencuci tangan dengan air bersih menggunakan sabun, jamban sehat,makan sayur dan buah tiap hari, olahraga, dan tak merokok.

  PHBS di institusi kesehatan guna memberdayakan pasien,masyarakat,pengunjung dan petugas agar tahu dan mau mempraktikan PHBS serta berperan aktif mencegah penularan penyakit, katanya/D.
(T.H005/B/Z002/Z002) 20-09-2012 01:01:05


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026