Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan menyatakan penyakit gigi dan mulut di wilayah kota tersebut belakangan ini meningkat.


Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Drg Diah R Praswasti di sela-sela demonstrasi sikat gigi secara massal dilangsungkan untuk memperingatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2012 di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin, Rabu.

Menurut Diah, dengan kian meningkatnya penyakit gigi dan mulut maka diperlukan kegiatan untuk menekan peningkatan kasus penyakit tersebut.

Menurut data 2010 menunjukkan, jumlah siswa yang menderita karies gigi (gigi berlubang) sudah sebesar 46,1 persen, pada 2011 menjadi 50,7 persen.

Dia mengungkapkan, kesehatan gigi dan mulut dapat terjaga bila rajin menyikat gigi setiap saat, idealnya setiap kali sesudah makan.

"Ini usaha yang efektif, tidak mahal, tapi terpulang pada diri masing-masing untuk menyadarinya," ucapnya.

Langkah inilah, kata Diah, yang lagi digalakkan terutama bagi siswa tingkat SD agar tidak malas menyikat gigi dan bagaimana menyikat gigi yang benar.

"Bahkan, pak Wakil Wali Kota juga ikut mendemonstrasikan bagaimana menyikat gigi yang benar," tuturnya.

Pada acara demonstrasi massal sikat gigi di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin ini, pihaknya dibantu Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Banjarmasin dan Persatuan Perawat Gigi Indonesia (PPGI) Cabang Banjarmasin.

  "Selain memberikan penyuluhan, mereka juga mengadakan praktek pemeriksaan gigi siswa," terangnya./D/D.
(T.H005/B/B012/B012) 12-09-2012 15:11:15


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026