Banjarmasin (ANTARA) - Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri memastikan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bekerja tanpa libur untuk mengidentifikasi korban Kapal Virgo Transport 8 yang masuk di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

"Sabtu dan Minggu tim juga kerja, ini komitmen kami mengoptimalkan proses identifikasi agar bisa cepat," kata Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol dr Wahyu Hidayati di Banjarmasin, Senin malam.

Dia menyebut teridentifikasinya 16 korban yang diumumkan hari ini menjadi bukti hasil kerja dalam beberapa hari terakhir termasuk Sabtu dan Minggu.

"Jadi kami bekerja sebenarnya sudah optimal, namun tentu proses mengenali jenazah perlu waktu terlebih kondisi yang sulit dikenali," tegasnya.

Baca juga: DVI Polda identifikasi 16 lagi jenazah korban KM Virgo

Wahyu mengakui dengan jasad yang sudah tidak bisa diambil sidik jarinya maka petugas mengandalkan identifikasi dari gigi, ciri medis ataupun properti.

Khusus properti, ungkap dia, banyak didapat dari korban laki-laki seperti dompet yang masih ada di badan hingga tas selempang yang dikenali keluarga.

"Semua temuan di jasad ini kami cocokkan dengan data antemortem yang diserahkan keluarga," jelasnya.

Hingga Senin malam, total 70 jenazah diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, 41 korban di antaranya telah teridentifikasi dan 29 jasad belum teridentifikasi.

Basarnas melaporkan dari 243 penumpang dan kru Kapal Virgo, 179 orang telah dievakuasi terdiri dari 108 orang selamat dan 71 meninggal dunia.

Sedangkan 64 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca juga: DVI Polda Kalsel masih identifikasi 32 korban KM Virgo
Baca juga: Sembilan jenazah korban KM Virgo masih diidentifikasi DVI Polda

 

 



Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026