Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Selatan menargetkan minimal masuk tiga besar di provinsi tersebut dalam hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2014.

Target itu dikemukakan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalimantan Selatan (Kalsel) Wahyudi di Banjarmasin, Jumat.

"Untuk mencapai target tersebut, tak mengherankan kalau kader PKS Kalsel akan selalu digenjot semangat juangnya menghadapi Pemilu mendatang, yang tinggal sekitar dua tahun lagi," tandasnya.

"Terlebih lagi, ke depan kita memerlukan kepemimpinan baru yang masih segar dan muda, untuk membawa Kalsel ke arah perubahan yang lebih baik," lanjutnya.

Ia menyatakan, guna menggenjot semangat juang tersebut, PKS terus melakukan konsulidasi kader dan kepengurusan di semua tingkatan dan line.

"Konsolidasi kader PKS Kalsel kali ini bersama Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS Anis Matta, yang dijadwalkan, di Banjarmasin, 1 Semptember 2012," ujarnya.

Bersamaan kegiatan konsulidasi, yang dijadwalkan di Auditorium TVRI Kalsel itu, juga halal bihalal dengan para kader PKS dan mengundang sejumlah tokoh masyarakat pronvinsi setempat.

"Dalam pertemuan itu pula, PKS berharap masukan dari para tokoh masyarakat tersebut, terutama berkaitan dengan Kalsel ke depan," demikian Wahyudi.

Sementara itu, perkembangan PKS Kalsel sejak pertama kali mengikuti Pemilu Tahun 1999 atau ketika masih bernama Partai Keadilan (PK), baru bisa menempat seorang kader pada DPRD tingkat provinsi setempat.

Kemudian pada Pemilu 2004 atau sesudah nama PK berubah menjadi PKS, partai politik (Parpol) berlambangkan buler padi yang diapit dua bulan sabit itu, berhasil menempatkan kadernya pada DPRD Kalsel sebanyak lima orang.

Pada Pemilu 2009, PKS berada di posisi tiga atau sama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam keanggotaan DPRD Kalsel, yaitu tujuh orang.

Begitu pula dalam kedudukan di DPR-RI, PKS asal Kalsel kalau pada Pemilu 2004 hanya berhasil menempatkan seorang kader, tapi Pemilu 2009 meningkat jadi dua orang sama dengan parpol besar lain, seperti Partai Golkar, Demokrat dan PPP. 


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026