Selain memberikan sambako Persagi juga melaksanakan bakti sosial bulan Ramadhan dengan memberikan penyuluhan gizi ke panti asuhan tersebut, kata pimpinan cabang Persagi Hulu Sungai Utara (HSU), Ahmad Rusydani, di Amuntai, Kamis.
"Seiring momentum Ramadan kami memberikan penyuluhan gizi dan kaitannya dengan pelaksanaan ibadah puasa kepada anak panti" ujarnya.
Kegiatan bhakti sosial ke panti asuhan ini, kata Rusydani bertujuan untuk mengetahui status gizi anak yatim yang dikelola pengurus panti melalui penimbangan dan pengukuran tinggi badan sehingga bisa diketahui indeks masa tubuh (IMT) anak panti.
Selain itu, anggota Persagi juga mengecek kondisi lingkungan panti yang sudah dimanfaatkan untuk budi daya tanaman sayur atau buah, karena juga terkait dengan pola makan bergizi mereka.
"Kami himbau kepada anak-anak dan pihak pengurusan panti agar bisa memanfaatkan lahan pekarangan yang ada untuk tanaman sayur atau buah
karena selain menyediakan asupan makanan bergizi yang murah juga melatih anak-anak bekerja" jelas Rusydani yang juga Ketua II Persagi Kalimantan Selatan ini.
Selama ini, lanjutnya pengurus panti menerima bantuan sumbangan dari masyarakat dan juga subsidi dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar anak panti berupa keperluan makan dan minum yang acapkali belum tentu memenuhi nilai gizi yang standar.
Sebagai tenaga ahli dibidang gizi, anggota Persagi terpanggil untuk turut membantu masalah ini seiring penerapan program bakti sosial Persagi kepada masyarakat khususnya memberikan pengetahuan mengenai gizi kaitannya dengan puasa dan pengelolaa pekarangan.
"Kami berharap kebutuhan gizi anak panti tidak jauh berbeda dengan anak-anak lainnya sehingga bisa menunjang kecerdasan mereka dalam belajar"katanya.
Sebagai organisasi profesi, tambahnya, Persagi selama ini memiliki hubungan kerja sama dengan Dinas Kesehatan yang ada di daerah masing-masing sehingga bisa memberikan sumbang saran bagi pemerintah daerah dalam membuat kebijakan dibidang kesehatan.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.