Pasar murah yang digelar Ikatan Wanita Pengusaha Indoensia Kalimantan Selatan dalam rangka menekan kenaikan harga yang dalam beberapa pekan terakhir terus melambung diserbu warga Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Ketua DPD IWAPI Kalimantan Selatan Titin Sumarni di Banjarmasin, Minggu mengatakan, pasar murah tersebut digelar karena dalam beberapa hari terakhir, harga kebutuhan pokok terus merambat naik.

Kondisi tersebut, membuat perekonomian masyarakat semakin tertekan, karena kenaikan harga bersamaan masa tahun ajara baru, yang juga memerlukan biaya tidak sedikit, baik bagi anak yang baru masuk sekolah atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maupun yang akan daftar ulang.

"Melambungnya harga kebutuhan pokok menjelang ramadhan saat ini tentu semakin memberatkan perekonomian rumah tangga warga Banjarmasin, makanya kita berinisiatif untuk menggelar pasar murah," katanya.

Pasar murah antara lain dengan menyediakan gula pasir putih sebanyak 2 ton, minyak goreng kemasan sebanyak seribu liter, telur sekitar enam ratus kilogram dan kebutuhan pokoknya lainnya.

Pasar murah yang dibuka sekitar pukul 08:00 Wita tersebut, lagnsung diserbu warga jalan Sutoyo S Banjarmasin, tempat digelarnya pasar murah tersebut.

Hanya dalam jangka waktu tidak lebih dari dua jam, ratusan warga menghabiskan hampir sebagian besar dagangan yang harganya lebih murah rata-rata Rp2 ribu hingga Rp3 ribu dibanding harga pasaran.

Seperti gula pasir di pasaran harganya sekitar Rp13 ribu - Rp15 ribu per kilogram di pasar murah dijual dengan harga Rp11 ribu per kilogram, begitu juga dengan minyak goreng kemasan, di pasar murah dijual dengan harga Rp10 ribu perliter padahal di pasar harganya hingga Rp13 ribu per liter.

Telur dijual dengan harga Rp18 ribu per kilogram sedangkan di pasar harganya sudah mencapai Rp20 ribu per kilogram.

Selain kebutuhan pokok juga dijual baju layak pakai dengan harga Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per lembar untuk bisa dimanfaatkan pada puasa maupun lebaran.

Selain di jalan Sutoyo S pasar murah sebelumnya juga digelar di beberapa wilayah di Banjarmasin seperti di Kayu Tangi yang juga digelar oleh organisasi kemasyarakatan lainnya.

Warga berharap, pasar murah lebih sering digelar, karena sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Ramadhan, dimana hampir semua kebutuhan pokok naik signifikan.C


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026