Perlu diketahui bersama, data jumlah kecelakaan lantas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2017 dibanding 2016 menglami penurunan sebanyak 41 persen dri 2.960 kejadian (2016) menurun menjadi 2.097 kejadian pada tahun 2017,
Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Wakil Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Rahmadian Noor menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2018, di Lapangan Mapolres Batola, Selasa (30/10).


Apel pasukan tersebut digelar untuk melihat kesiapan anggota dalam menjalankan operasi dilaksanakan sejak 30 Oktober hingga 12 November 2018 mendatang.

Apel Gelar Pasukan tersebut juga ditandai pemasangan pita secara simbolis kepada personel polisi lalu lintas, anggota TNI dan personil Dinas Perhubungan Batola.

Kapolres Batola AKBP Mugi Sekar Jaya mengatakan, Operasi Zebra diselenggarakan bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tertib berlalulintas serta meningkatkan keamanan terhadap kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Selain itu, tambahnya, operasi kepolisian terpusat dengan sandi Zebra 2018 dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan lalu lintas guna meminimalisir angka pelanggaran serta menekan tingkat fatalitas kecelakaan lantas.

Dikatakan, Operasi Zebar merupakan operasi penindakan terhadap setiap bentuk pelanggaran lantas sekaligus untuk menekan tingkat kecelakaan.

“Bagi pengendara yang tidak memiliki kelengkapan berkendara serta melakukan pelanggaran lantas tentunya akan dilakukan penindakan,” tuturnya sembari menambahkan, demikian pula bagi yang tidak memiliki kelengkapan SIM, STNK, helm, dan lainnya juga akan ditindak.

Sebelumnya saat memimpin apel, Kapolres Batola Mugi Sekar Jaya dalam amanat Kakorlantas Polri mengatakan, apel diselenggarakan tersebut untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung dan dalam rangka memberikan kesiagaan kepada setiap personial dalam menjalankan tugas,  sehingga kegiatan dapat berjalan optimal sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

“Perlu diketahui bersama, data jumlah kecelakaan lantas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2017 dibanding 2016 menglami penurunan sebanyak 41 persen dri 2.960 kejadian (2016) menurun menjadi 2.097 kejadian pada tahun 2017,” katanya.

Sementara untuk korban kecelakaan, sebut dia, juga terjadi penurunan dari 640 orang di tahun 2016 menjadi 388 orang di tahun 2017 atau 67 persen.

Namun,  jelas dia, jumlah pelanggaran lantas operasi zebra tahun 2017 mengalami peningkatan jika dibanding tahun 2016 yaitu dari 356.101 (2016) menjadi 1.069.541 (2017), mengalami peningkatan 713.440 atau 200 persen.

Disadari dalam mengatasi permasalahan bidang lantas, terang dia,  tidak mudah namun wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya dalam untuk menciptakan pemerintah yang bertanggungjawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas.

“Guna mengatasi permasalahan lantas perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lantas dengan tuntas,” katanya.

Acara tersebut juga dihadiri Forkopimda Barito Kuala dan para pimpian dinas/instansi lainnya.

 

Pewarta: Arianto
Editor : Gunawan Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2026