Kepala Sub Bagian Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Pol Mahmuda di Banjarmasin, Kamis mengatakan, hasil operasi pekat bungas 2012 itu di kumpulkan dari setiap satuan yang ada di Polresta Banjarmasin.
Dari hasil tersebut terlihat beberapa satuan melakukan kegiatannya dalam operasi itu dan terbukti adanya pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat.
"Setiap satuan yang ada dijajaran Polresta Banjarmasin terus melaksanakan operasi pekat bungas yang mereka laksanakan selama delapan hari, dan terbukti mendapat hasil dalam kegiatan operasi tersebut," tutur Mahmuda.
Terus dikatakan, dalam operasi pekat bungas 2012 itu Satuan Lalu Lintas mengamankan 19 pelanggar yang langsung dikenakan sanksi tilang karena dianggap telah melanggar aturan yang berlaku.
Sedang untuk pihak Satuan Reserse Kriminal mengamankan dua pria membawa senjat tajam jenis celurit dan samurai, mengamankan judi dengan tersangka atas nama Sabran.
Selain itu juga Sat Reskrim juga telah mengamankan pelaku pencurian dengan kekerasan atau jambret sebanyak tiga pelaku bernama Donny Reswandi, Rahmat Hidayat dan Rahmat Efendi.
Bukan itu saja, untuk di Satuan Samapta Polresta Banjarmasin dalam operasi itu, telah mengamankan sekitar 21 orang yang kedapatan sedang asyik-asyik berpesta minuman keras dan mengganggu ketertiban umum.
Mahmuda terus mengatakan, pihak Samapta juga mengamankan 15 orang perempuan yang diduga sebagai pekerja sek komersial, dan dua pasangan diluar nikah yang kedapatan dan diduga berbuat mesum dikamar hotel serta lima orang tidak memilik kertu tanda penduduk (KTP).
"Semua yang terjaraing oleh pihak Satuan Samapta dilakukan pembinaan oleh Sat Bimas setelah itu di pulangkan, sedang untuk tangkapan Sat Reskrim karena mereka melanggar aturan pidana maka dilanjutkan sesuai aturan hukum yang berlaku," ucapnya kepada ANTARA.
Sekedar untuk diketahui, pihak Polresta Banjarmasin usai melaksanakan operasi pekat bungas 2012 selama delapan hari mulai (26/6) - (4/7) di sambung operasi patuh intan 2012 yang dilaksanakan selama 14 hari mulai (4/7) - (19/7) setelah itu dilanjutkan dengan operasi sikat intan yaitu operasi khusus menangani penyakit masyarakat di bulan Suci Ramadhan, demikian Mahmuda./C
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.