Tanjung, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menyiapkan rancangan 
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2005 - 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2019 - 2024.
   
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani di Tanjung, Selasa menyampaikan program pembangunan dalam RPJMD ke depan harus memprioritaskan masyarakat non tambang.
     
"Saya ingin sektor nonpertambangan jadi prioritas dalam program pembangunan lima tahun ke depan," jelas Anang.
   
Hal ini menjadi upaya pemerintah daerah mendongkrak Indek Pembangunan Manusia meski saat ini IPM Kabupaten  masuk tiga besar tingkat Provinsi Kalsel.
   
Anang menyampaikan ada tiga program prioritas yang akan dimasukkkan  RPJMD 2019 - 2025 diantaranya asuransi usaha pertanian, perikanan dan peternakan serta perluas ekonomi rakyat melalui kelompok usaha bersama.
   
Terkait rancangan awal RPJPD 2005 -  2025 Kepala Bappeda  Kabupten Tabalong Mahdi Noor menyampaikan telah  melibatkan tenaga ahli dari Kementerian Dalam Negeri dalam rangka sinkronisasi.
   
"Penyusunan RPJP mengacu Permendagri nomor  86 tahun 2017 dan melibatkan tenaga ahli dari Kementerian Dalam Negeri," jelas Mahdi.
     
RPJPD 2005 - 2025 sendiri menjadi dasar penyusunan RPJMD 2019 - 2025 termasuk data pendukung BPS 2017.
   
Untuk rancangan awal RPJMD 2019 - 2025 ungkap Mahdi akan digelar  besok (Rabu, 29/8) dan berharap dukungan semua stakeholder terkait.
   
Sementara itu dalam ekspos rancangan awal perubahan RPJPD 2005 - 2025 disampaikan  oleh tenaga ahli dari Kementerian Dalam Negeri Agustinus Sulistyanto.
   
Dalam pemaparannya Agustinus meminta Pemkab Tabalong mengevaluasi hasil  RPJMD 2014 - 2019 sebagai syarat untuk mengetahui capaian pembangunan RPJPD dan mengukur kinerja pemerintah.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026