Ada tujuh bakal caleg yang tidak memenuhi syarat sehingga dipastikan mereka dicoret dalam daftar bacalegBanjarbaru (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan, dipastikan mencoret tujuh bakal calon anggota legislatif yang diusulkan partai politik peserta pemilihan umum 2019.
"Ada tujuh bakal caleg yang tidak memenuhi syarat sehingga dipastikan mereka dicoret dalam daftar bacaleg," ujar Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat di Banjarbaru, Rabu.
Ia mengatakan, tujuh bakal caleg itu berasal dari 6 partai politik yang sudah mengajukan dokumen syarat administrasi bacaleg dan diverifikasi KPU kemudian dinyatakan belum memenuhi syarat.
Dijelaskan, tujuh bacaleg yang tidak bisa memenuhi syarat itu mayoritas keinginan sendiri mundur sebagai bakal calon wakil rakyat sehingga mereka tidak melengkapi berkas.
"Penyebabnya mayoritas karena ingin mundur dari bakal caleg, sementara bagi yang belum memenuhi syarat seperti legalisir ijazah, SKCK dan surat dari PN, bisa dipenuhi," ungkapnya.
Dikatakan, 16 parpol peserta pemilu mengajukan bacaleg dengan jumlah total sebanyak 383 orang dan seluruhnya diverifikasi KPU terkait kelengkapan persyaratan administrasi.
"Setelah verifikasi, banyak bacaleg yang belum memenuhi syarat sehingga diminta melengkapi berkas sejak 22-31 Juli 2018 dan diketahui tujuh bakal caleg yang belum memenuhi syarat," ucapnya.
Menurut dia, setelah masa perbaikan, proses selanjutnya adalah verifikasi dan penelitian berkas tanggal 1-7 Agustus meliputi 376 bacaleg yang sudah lengkap berkas pada verifikasi sebelumnya.
"Selama masa verifikasi dan penelitian bisa saja ditemukan syarat bacaleg yang belum lengkap sehingga kemungkinan adanya bacaleg yang tidak memenuhi syarat dan dicoret, terbuka," ungkapnya.
Ditambahkan, setelah verifikasi dan penelitian dokumen selesai sesuai masa waktunya dilanjutkan pengumuman bakal caleg yang dimasukan dalam daftar calon sementara (DCS).
"Setelah bacaleg masuk DPC, proses lanjutnya yakni pendapat masyarakat dan uji publik atas bacaleg yang masuk DCS sehingga masyarakat bisa menilai setiap baceleg," katanya
Pewarta: Yose RizalEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.