Kepala Dinas Cipta Karya Permukiman dan Perumahan Kotabaru H Akhmad Rivai MSi, Kamis, mengatakan, harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan harga jual rumah yang disediakan pihak swasta.
"Pengembang swasta dalam hal ini Perumahan Graha Mika Utama yang dikelola oleh CV Mikatama Jaya Lestari berlokasi di Desa Sigam menjual rumah tipe 36 dengan luas tanah 140 m3 seharga Rp115 juta," katanya.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Perum Perumnas dan Kementerian Perumahan Rakyat pada kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Wilayah Tengah Program Pengembangan Kawasan tahun anggaran 2012 di Yogyakarta, bahwa telah disepakati untuk pembangunan perumahan PNS pada tahap I sebanyak 700 unit.
"Terdiri dari dua lokasi yaitu di Jalan Indramayu Desa Stagen sebanyak 300 unit dengan areal lahan yang sudah dibebaskan seluas 8,2 hektar, dan lokasi di Desa Sebelimbingan sebanyak 400 unit dengan luas 38 hektar," ujarnya.
Untuk potensi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru sebanyak 5.270 orang yang terdiri dari PNS Golongan I sebanyak 159 orang, Golongan II 1.913 orang, Golongan III 2.272 orang, dan Golongan IV 92 orang.
"Sampai dengan hari ini PNS Golongan I dan II yang berminat mendaftarkan diri untuk memiliki rumah yang akan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Cipta Karya, Permukiman dan Perumahan Kabupaten Kotabaru sebanyak 451 orang," ungkapnya.
Pembangunan Rumah bagi PNS ini direncanakan sebanyak 6.000 unit dengan luas tanah yang diperlukan 150 hektar yang terdiri dari 2.900 unit type 36 untuk Golongan I dan II, 2.500 unit type 54 untuk Golongan III dan 600 unit type 70 untuk Golongan IV.
"Luas kapling tanah diperkirakan rata-rata 200 meter persegi, dan letaknya tersebar mencakup Desa Stagen, Gunung Ulin, Gunung Sari, Sebelimbingan, Megasari dan Pantai Baru," ujarnya.
Rivai menambahkan, pengadaan perumahan PNS di Kabupaten Kotabaru berawal ditandatanganinya kesepakatan bersama antara Kementerian Negara Perumahan Rakyat dengan Pemerintah Kabupaten Kotabaru pada tanggal 10 Desember 2007 lalu.
"Namun di dalam perjalanannya terdapat kendala-kendala yang dihadapi sehingga pada 2012 ini Insya Allah akan terwujud sebagaimana yang diangan-angankan PNS terutama Golongan I dan Golongan II," tutupnya.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.