Tim juga bakal melakukan koordinasi dengan PTS yang didampingi, dalam penyusunan dokumen-dokumen mutu dan perangkat yang diperlukan, dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu akademik dan nonakademik
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Prof Idiannor Mahyudin, memberikan pengarahan dan evaluasi terhadap program yang telah dijalankan yaitu Gentong Terasi (Gerakan Gotong Royong Terintegrasi untuk Akreditasi) di Samarinda, Sabtu, (12/5) di Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda.

Program gagasan dari Profesor Idiannor tersebut, dalam rangka menuju percepatan akreditasi  Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kalimantan khususnya.

Menurut dia, program ini dijalankan dengan prinsip gotong royong, yaitu saling membantu antara PTS yang sudah mempunyai akreditasi institusi B, atau akreditasi program studi B akan mendampingi  PTS yang masih mempunyai akreditasi institusi C, atau akreditasi program studi C, sehingga  akreditasi  seluruh PTS di Kalimantan dapat meraih minimum B.

"Saya sangat mengapresiasi PTS yang sudah bergotong royong dalam peningkatan akreditasi, misal dalam penguatan mutu atau SPMI," Terang Prof Idiannor.

Pada acara yang juga diikuti oleh 25 unsur pimpinan PTS se Kota Samarinda tersebut, tim pembimbing atau pendamping melakukan Koordinasi dengan pihak PTS yang didampingi untuk membahas  pelaksanaan tugas lembaga penjaminan mutu di PTS yang dibimbing.
 
. (Antaranews Kalsel/Humas Kopertis)

Selain itu, tim juga bertugas mendorong fungsi lembaga penjaminan mutu PTS dan program studi di PTS, kemudian mendorong  civitas akademika PTS yang didampinginya untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Tim juga bakal  melakukan koordinasi dengan PTS yang didampinginya, dalam penyusunan dokumen-dokumen mutu dan perangkat yang diperlukan, dalam rangka pelaksanaan penjaminan mutu akademik dan nonakademik," katanya. 

Dalam kesempatan ini juga, Prof Idiannor mengingatkan kepada pimpinan PTS untuk segera membentuk forum koordinasi persiapan tenaga kerja bagi alumni.

"Segera membentuk "career development", forum koordinasi persiapan tenaga kerja bagi alumni sehingga, alumni  bisa melakukan pertemuan dengan PTS nya atau PTS yang mempunyai kompetensi yang sama," katanya.

Forum ini , tambah dia, juga bisa bekerja sama dengan dinas tenaga kerja, perusahaan. Nanti outputnya bisa dalam bentuk job karier, bursa kerja dan lainnya.

"Yang perlu diperhatikan, sebelum meluluskan mahasiswanya, bapak ibu pimpinan juga harus membekali, bukan saja kompetensinya, tetapi juga berbagai keterampilan bahasa, keterampialan IT, cara berwawancara menghadapi stakeholder untuk membekali alumni kita untuk lebih siap menghadapi dunia kerja," katanya.

Acara tersebut,  dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen bersama PTS Kopertis XI siap mencetak alumni inovatif dan produktif sebagai lanjutan dari program  puncak Hardiknas 2018.
 
. (Antaranews Kalsel/Humas Kopertis)

Kegiatan terakhir hari ini yaitu penanaman tanaman bibit kelapa dan mangga di halaman Kampus Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Oleh Koordinator Kopertis Wilayah XI, Ketua yayasan dan Direktur Akbid.

Direktur Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda, Siti Noor Chasanah  mengatakan, sangat senang terpilih menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.  Humas Kopertis Wilayah XI Kalimantan

Pewarta: ,
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026