Kita harus bisa mempertahankan imunitas bangsa dan waspada terhadap hal-hal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, misalnya mempertentangkan perbedaanBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Kolonel Inf Yudianto Putrajaya menyatakan, kekebalan bangsa saat ini sudah tergerus arus globalisasi yang mempersoalkan perbedaan ke arah memecah belah persatuan. Untuk itu, imunitas harus digelorakan kembali, khususnya ke generasi muda.
"Kita harus bisa mempertahankan imunitas bangsa dan waspada terhadap hal-hal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, misalnya mempertentangkan perbedaan," kata Danrem di Banjarmasin, Sabtu.
Menurut dia, kekebalan bangsa penting untuk lebih diperkuat dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah arus global yang terjadi saat ini.
Apalagi kehidupan sosial masyarakat sedang mengalami berbagai persoalan yang sangat potensial mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa seperti maraknya aksi terorisme, berkembangnya radikalisme, anarkisme, intoleransi, penyalahgunaan Narkoba, pornografi, seks bebas hingga penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial.
"Untuk imunitas bangsa, kita punya Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika," papar Danrem.
Pria yang akrab disapa Putra itupun telah banyak melakukan berbagai kegiatan-kegiatan baik itu pembangunan infrastruktur melalui program TMMD maupun bhakti sosial di wilayah Kalimantan Selatan.
Dengan berbagai kegiatan yang telah dilalukan oleh TNI/Polri dan Pemda itulah, kata dia, kemudian muncul ide dari warga di kawasan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin mendirikan Kampung Army yang bernuansa serba militer.
Di kesempatan itupun, TNI yang dimotori Babinsa membantu melakukan perbaikan fasilitas lingkungan dan memberikan penyuluhan-penyuluhan bagi warga binaannya.
"Itu semua demi mewujudkan nilai luhur bangsa Indonesia dalam rangka meningkatkan kekebalan atau imunitas bangsa,” tegas Putra.
Danrem menambahkan, sinergitas dengan pemda pun terus dilakukannya dengan tidak henti-hentinya menyuarakan perangi kebodohan, perangi kemiskinan, perangi keterbelakangan, cegah penyalahgunaan Narkoba dengan semboyan "Bergerak (Berjuang Gelorakan Rakyat) dan tertib itu baik.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.