Sebanyak 3.635 murid Sekolah Dasar dan sederajat di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan siap mengikuti Ujian Nasional yang dilaksanakan mulai Senin (7/5).

"Data dan identitas 3.635 murid SD itu sudah masuk dalam data induk peserta UN provinsi dan seluruhnya sudah siap mengikuti ujian," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Ahmadi Arsyad, Jumat.

Menurut Ahmadi didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Syaifullah, ribuan peserta ujian tingkat SD itu terdiri dari 3.130 murid SD dan 505 murid madrasyah ibtidaiyah negeri dan swasta.

Ia mengatakan, jumlah peserta UN tingkat SD itu bisa saja berkurang karena adanya murid yang pindah atau berhenti sekolah karena berbagai faktor sehingga tidak bisa melanjutkan sekolahnya.

"Kemungkinan jumlah peserta berkurang pasti ada karena bisa saja pindah atau berhenti sekolah menjelang pelaksanaan ujian padahal data dan identitas mereka sudah dimasukkan sebagai calon peserta UN," ungkapnya.

Dikatakan Ahmadi, apabila masih ada murid yang tidak mengikuti ujian atau berhenti karena faktor ekonomi atau kesulitan hidup lainnya maka diminta untuk mengikuti ujian melalui program paket.

Pihaknya akan mengarahkan sekolah dan orang tua murid bersangkutan untuk mengikuti ujian lewat program paket A sehingga anak usia sekolah itu bisa tetap menyelesaikan sekolahnya.

"Seluruh anak usia sekolah terutama murid SD harus menyelesaikan sekolahnya karena adanya program wajib belajar sembilan tahun yang dicanangkan pemerintah sehingga seluruh murid harus lulus sekolah," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya optimistis kelulusan UN tingkat SD mencapai 100 persen seperti kelulusan tahun lalu yang mencapai 100 persen dari 3.358 peserta yang mengikuti ujian.

Pihaknya juga sudah mempersiapkan segala sesuatu agar pelaksanaan ujian nasional tingkat SD berjalan lancar baik pengamanan soal, pengawas maupun kesiapan ruangan ujian.

"Soal ujian sudah ada dan diamankan di mapolres Banjarbaru, sedangkan untuk pelaksanaannya juga sudah disiapkan ruangan termasuk pengawas ujian," katanya./zal/ C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026