Tingkat Hunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kalimantan Selatan pada Maret 2012 sebesar 61,43 persen atau naik 5,99 poin dibanding TPK Februari 2012 yang mencapai 55,44 persen.


TPK tersebut juga naik 5,71 poin dibandingkan Maret 2011 yang mencapai 55,72 persen, ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan (Kalsel) Iskandar Zulkarnaen dalam jumpa pers di Banjarmasin, Selasa.

Sementara TPK akomodasi lain pada Maret 2012 mencapai 41,87 persen atau naik 0,02 persen dibandingkan dengan TPK Februari 2012 yang mencapai 41,85 persen.

Namun TPK akomodasi lainnya itu naik 2,77 persen dibandingkan Maret 2011 yang mencapai 39.10 persen, lanjutnya kepada wartawan di Banjarmasin.

Kemudian Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) hotel berbintang Maret 2012 sebesar 61,39 persen atau turun 1,54 poin dibanding keadaan Februari 2012 yang mencapai 62,93 persen.

Bila dibandingkan dengan TPTT Maret 2011 yang mencapai 59,52 persen, maka Maret 2012 terjadi kenaikan 1,87 poin.

Sedangkan Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) akomodasi lainnya mencapai 43,73 persen atau turun 2,30 poin dibanding keadaan Februari 2012 yang mencapai 46,03 persen.

Begitu pula bila dibandingkan dengan TPTT Maret 2011 yang mencapai 38,90 persen, pada Februari 2012 terjadi kenaikan 4,83 poin.

Untuk rata-rata lama menginap (RTLM) tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada hotel berbintang Maret 2012 tercatat 1,94 malam atau tidak mengalami perubahan dibandingan bulan sebelumnya.

Namun dibandingkan periode yang sama bulan Maret 2011 yang mencapai 1,73 malam, pada Maret 2012 RTLM terjadi kenaikan 0,21 malam.

RTLM tamu asing dan dalam negeri (domestik) pada akomodasi lainnya 1,65 malam atau naik 0,11 malam dibanding keadaan Februari 2012 yang mencapai 1,54 malam.

Jika dibandingkan periode yang sama Maret 2011 yang mencapai 1,61 hari, pada Maret 2012 terjadi kenaikan 0,04 malam, demikian Iskandar./her/D 




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026