Bahkan kita monitoring di sekolah yang berada di pinggiran daerah, utamanya di Kotabaru, dinyatakan berjalan lancar
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Provinsi Kalimantan Selatan mulai 2-6 April 2018 melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) berbasis komputer.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Noor Fahmi di Banjarmasin, Senin, menyatakan, awal pelaksanaan UAMBN tingkat MTS dengan sistem komputer sejauh ini berjalan lancar.

"Dari pantauan kita baik MTs yang ada di tengah kota hingga yang berada diujung daerah ini, tidak ada kendala berarti," ujarnya.

Menurut dia, tidak hanya MTs yang berada di tengah ibu kota provinsi maupun kabupaten/kota yang melaksanakan UAMBN sistem komputer tahun ini, namun juga yang berada di daerah terpencil, misalnya di kepulauan daerah Kabupten Kotabaru.

"Tidak bisa mandiri, MTs yang masih tidak lengkap sarananya minjam tempat ke sekolah lain, misalnya ke Madrasah Aliyah (MA) tidak jauh dengan MTs tersebut," papar Noor Fahmi.

Disebutkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan H Fajriannor Subhi, ada sebanyak 81 MTs negeri dan 264 MTs swasta yang melaksanakan UAMBN tahun ini di 13 kabupaten/kota se- Kalsel.

"Sejauh monitoring yang tim kita lakukan hampir semua MTs, tiga pak pelajaran yang diujikan hari ini tidak ada gangguan," ujarnya.

Tidak ada laporan masuk kepihaknnya dari kemenag kabupaten/kota hingga timnya di kemenag provinsi ada gangguan sinyal ataupun listrik saat dilaksanakannya UAMBN hari ini.

"Bahkan kita monitoring di sekolah yang berada di pinggiran daerah, utamanya di Kotabaru, dinyatakan berjalan lancar," papar Subhi.

Menurut dia, suksesnya UAMBN ini akan menjadi ukuran pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat MTs yang dilaksanakan pada 23-25 April 2018.

"Kalau tingkat Madrasah Aliyah (MA) UAMBN ini sudah dilaksanakan pada 26-30 Maret lalu, semuanya juga sistem komputer dan berjalan lancar," ujarnya.

Pewarta: Sukarli
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026