Dinas Perkebunan Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, memberikan bantuan bibit kelapa sawit, karet dan kakao kepada kelompok tani di daerah itu.


Kepala Dinas Perkebunan Kotabaru Ibnu BF, Rabu mengatakan, bantuan bibit tersebut berupa bibit karet untuk 300 hektare, kelapa sawit untuk 170 hektare, dan bibit kakao untuk 100 hektare.

"Rencananya, bantuan bibit karet tersebut akan didistribusikan Mei," jelasnya. Sedangkan untuk bibit kelapa sawit akan dibagikan pada Desember.

Kenapa tidak disamakan pembagiannya, ujar Ibnu, sebab menunggu curah hujan tinggi dan tingkat kesuburan tanah.

Menurut dia, animo masyarakat untuk berkebun kelapa sawit, karet dan kakao cukup tinggi. Hal itu terbukti pada banyaknya proposal dari kelompok tani yang diusulkan kepada Dinas Perkebunan setempat.

Tidak semua proposal permintaan bantuan bibit disetujui, karena dana untuk pengadaan bibit terbatas. Selain itu, Dinas Perkebunan juga memprioritaskan usulan dari kelompok tani dari daerah-daerah yang lahannya tidak masuk dalam kawasan hutan lindung, hutan produksi atau yang lainnya.

"Contohnya, kami menerima usulan bantuan bibit kakao untuk 100 hektare dari kelompok tani di Kecamatan Hampang, karena masuk dalam kawasan hutan sehingga usulan tersebut ditunda," ujarnya.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk menghindari timbulnya permasalahan lahan atau konflik di kemudian hari.

Padahal, lanjut dia, masyarakat sangat antusias ingin berkebun kakao, namun karena lahan yang akan dijadikan perkebunan masuk dalam kawasan hutan produksi, proposal tersebut terpaksa ditunda./C/D 




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026