Kabupaten Hulu Sungai Utara akan menjadikan sebagian wilayahnya sebagai pusat percontohan budidaya perikanan melalui Program Kawasan Minapolitan yang diistilahkan dengan sebutan 'Kota Ikan'.
"Kami telah mengusulkan kepada dinas terkait agar desa kami bisa jadikan kawasan percontohan pembudidayaan ikan ," kata Ketua Pokdakan Baruh Makmur H Abdul Haris, S.Pd.
Kawasan yang berpotensi dan telah mengusulkan diri menjadi Kawasan Minapolitan Kota Ikan ini adalah Kecamatan Haur Gading yang banyak memiliki kawasan kolam ikan dan keramba ikan.
Petani nelayan ikan yang diwakili Kelompok Pembudidaya Perikanan (Pokdakan) Baruh Makmur Desa Palimbang Sari Kecamatan Haur Gading mengusulkan wilayahnya dijadikan kawasan minapolitan atau pusat percontohan budidaya perikanan karena pesatnya kegiatan budidaya perikanan di daerahnya.
Pasalnya lanjut Haris pokdakan yang diketuainya sudah memiliki fasilitas pendukung budi daya perikanan, seperti 41 kolam ikan, 4 buah mesin pembuat pakan ikan, 4 buah mesin pompa air dan ratusan keramba ikan.
Bahkan Pokdakan Baruh Makmur berdasarkan penilaian tim dari Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Kalsel pada 2001 merupakan pokdakan terbaik se Kalimantan Selatan khususnya pada pembudidayaan ikan di kolam.
Apalagi lanjut Haris sudah menjadi misi sebuah pokdakan untuk menjadikan desanya sebagai sentra perikanan terpadu dengan menciptakan masyarakat perikanan mandiri yang dapat menopang kesejahteraan dan kemakmuran masyarakatnya.
Jika Kawasan Minapolitan disetujui di Desa Palimbang Sari maka fasilitas pembudi daya perikanan yang ada akan dilengkapi agar desa tersebut bisa menjadi percontohan bagi tani nelayan di kawasan lain.
Haris optimis kegiatan budi daya perikanan akan semakin berkembang, tanpa dijadikan kawasan minapolitan sekali pun, katanya jumlah anggota Pokdakan Baruh Makmur terus bertambah.
"Masyarakat sudah melihat peningkatan kemakmuran yang kami raih melalui budi daya ikan kolam sehingga tertarik untuk menjadi anggota" ujar Haris.
Bahkan tanpa menjadi anggota Pokdakan sudah banyak masyarakat Desa Palimbang Sari khususnya sudah mencontoh tehnik budi daya kolam ikan.
Beberapa anggota Pokdakan Baruh Makmur bahkan sudah mengantongi sertifikat Cara Budi daya Ikan yang Baik (CBIB) siap menularkan ilmu kepada tani nelayan dari desa lain.
Menurut Haris Pokdakan yang dipimpinnya sudah sering menerima kunjungan studi banding baik dari pokdakan di HSU sendiri maupun dari luar daerah.
Pokdakan Baruh Makmur semakin mandiri sejak 2011 menjalin kerja sama dengan salah satu perbankan dalam mengucurkan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KPPE) bidang perikanan.
"Semula cuma sekitar Rp.500 juta kredit pertama yang kami dapatkan sekarang sudah meningkat menjadi Rp.700 juta lebih" ujar Haris.
Dengan adanya pinjaman kredit perbankan ini Haris semakin yakin keberadaan Pokdakan Baruh Makmur semakin berkembang untuk menjadi kawasan Kota Ikan di Kabupaten HSU.(Edy/C)
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.