General Manager PT PLN (Persero) wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Yuddy Setyo Wicaksono mengatakan, sistem kelistrikan Barito kekurangan daya listrik.

"Kekurangan daya listrik mencapai 4 hingga 8 Mega Watt sehingga membuat daya listrik yang dimiliki pas-pasan dan berdampak terjadinya pemadaman," ujarnya di Banjarbaru, Kamis.

Sistem kelistrikan Barito merupakan jaringan transmisi milik PLN membawahi wilayah Kalsel dan Kalteng yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam maupun pembangkit sewa lainnya.

Kekurangan daya listrik terjadi akibat pembangkit milik PT Tanjung Alam yang daya listriknya dibeli PLN mengalami kerusakan sehingga harus diperbaiki guna memulihkan kondisi pembangkit tersebut.

"Kerusakan terjadi sejak akhir Maret 2012 dan perbaikan diperkirakan memakan waktu satu bulan sehingga selama itu pula, sistem kelistrikan Barito kekurangan daya listrik," ungkapnya.

Menurut dia, kerusakan pembangkit yang mampu menambah daya listrik PLN sebesar 4 MW hingga 8 MW tersebut membuat kapasitas daya mampu sistem kelistrikan Barito berkurang sehingga tidak memiliki cadangan daya listrik.

"Daya mampu sistem kelistrikan Barito sebesar 326 MW sedangkan beban puncak mencapai 324 MW sehingga masih ada cadangan 2 MW tetapi karena kekurangannya mencapai 4 MW hingga 8 MW sehingga cadangan habis," ujarnya.

Dikatakan, akibat kapasitas daya listrik yang dimiliki tidak sesuai dengan beban yang harus dikeluarkan sehingga mengakibatkan terjadinya pemadaman yang diatur bergiliran pada dua provinsi tersebut.

"Kami mengupayakan pemadaman terutama bagi pelanggan rumah tangga tidak terlalu lama dan mengharapkan setiap pelanggan juga menghemat listrik sehingga pemadaman bisa dikurangi," kata dia.

 Ditambahkan, pihaknya juga sudah meminta pelanggan industri dan bisnis tidak memakai daya listrik yang berlebihan sehingga dayanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan rumah tangga.

"Pelanggan industri dan bisnis juga ada yang memiliki pembangkit listrik sendiri sehingga kami meminta mereka tidak memakai daya listrik PLN terutama malam hari sehingga pemadaman bisa dikurangi," katanya./zal/




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026