Empat unit E-RTG merupakan peralatan bongkar muat berbasis tenaga listrik yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan (container yard),"

Banjarmasin (ANTARA) - PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin memperkuat kapasitas operasional dan kualitas layanan dengan menambah empat unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) baru.

"Empat unit E-RTG merupakan peralatan bongkar muat berbasis tenaga listrik yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas penanganan peti kemas di lapangan penumpukan (container yard)," kata 
Terminal Head Terminal Petikemas Banjarmasin Sirin Purnomo, Kamis.

Dia mengatakan penambahan peralatan bongkar muat modern tersebut merupakan bagian dari program investasi PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) dalam meningkatkan kapasitas terminal, produktivitas layanan, serta kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus logistik di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya.

Sirin mengatakan investasi peralatan menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan keandalan operasional terminal sekaligus mengantisipasi pertumbuhan arus peti kemas yang terus berkembang.

Dia menyebut penambahan empat unit E-RTG menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas terminal. 

Dengan dukungan peralatan yang lebih modern, pihaknya optimistis dapat memberikan layanan yang semakin cepat, andal, dan efisien kepada seluruh pengguna jasa.

Menurutnya, modernisasi peralatan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kepelabuhanan serta memperkuat posisi TPK Banjarmasin sebagai salah satu simpul logistik utama di Kalimantan Selatan.

Selain meningkatkan kapasitas operasional, penggunaan E-RTG juga mendukung implementasi pelabuhan yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan energi listrik yang lebih efisien. 

Hal ini sejalan dengan komitmen Pelindo dalam mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan.

Baca juga: Pelindo berbagi qurban, salurkan 19 Sapi dan 13 Kambing di Banjarmasin

Perwakilan Pengurus ALFI/ILFA Banjarmasin dan JPT, Tujan Noor menyambut positif investasi peralatan yang dilakukan Pelindo Terminal Petikemas di TPK Banjarmasin. 

Menurutnya, penambahan empat unit E-RTG akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas terminal dan kelancaran arus logistik di Kalimantan Selatan.

Ia menilai keberadaan E-RTG berbasis listrik menunjukkan komitmen Pelindo dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang semakin modern, efisien, dan berkelanjutan.

"Dari sisi pengguna jasa, yang paling kami harapkan adalah peningkatan produktivitas terminal, percepatan pelayanan, serta berkurangnya potensi antrean ketika volume peti kemas meningkat," ujarnya.

Tujan menambahkan TPK Banjarmasin memiliki peran strategis sebagai gerbang logistik utama Kalimantan Selatan sehingga penguatan infrastruktur dan peralatan terminal perlu terus dilakukan untuk mengimbangi pertumbuhan aktivitas perdagangan dan industri.

"Kami optimistis kehadiran E-RTG baru ini akan semakin meningkatkan kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan TPK Banjarmasin serta mendukung kelancaran distribusi barang, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor-impor," tambahnya.

Baca juga: Pelindo Sub Regional Kalimantan hadirkan Program Pelita Warna



Pewarta: Firman
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026