Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel Haji Antung Muhammad Rozaniansyah di ruang kerjanya mengatakan, sepinya Rumah Banjar, karena para wakil rakyat tengah melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.
"Kunker anggota dewan ke luar daerah sesuai keputusan rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kalsel, 27 November lalu," katanya menjawab anggota Press Room lembaga legislatif tersebut.
"Kunker para wakil rakyat tersebut ke luar daerah juga dalam melaksanakan tugas-tugas kedewanan," lanjut Sekwan Kalsel yang akrab dengan sapaan Nunung itu.
Ia menerangkan, kunker Komisi-Komisi (sebanyak empat komisi) DPRD Kalsel ke luar daerah, 17 - 19 Desember 2017 dengan sasaran serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing komisi.
Sebagai contoh Komisi I Bidan Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel yang diketuai H Syahdillah SSos MSi ke Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel yang diketuai Suwardi Sarlan SAg bertolak ke Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mempelajari kepariwisataan di provinsi tersebut.
Kemudian Komisi III Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPRD Kalsel yang diketuai Dr (HC) H Supia HK SH ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Komisi IV Bidang Kesra diketuai Yazidie Fauzi ke Rumah Sakit Fatmawati Jakarta.
Sebelumnya masih Desember 2017, kunker ke luar daerah Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pansus Raperda tentang Pengelolaan Air Tanah di Kalsel, tanggal 7 - 9 dan 11 - 13.
Selain itu, kunker ke luar daerah Badan Anggaran (Banggar), 4 - 6 Desember, Banmus, 11 - 13 Desember, Badan Kehormatan (BK) dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) dijadwalkan 21 - 23 Desember 2017, demikian Rozaniansyah.
Berdasarkan catatan, hampir sepanjang tahun 2017 tiada bulan yang tidak ada kunker anggota DPRD Kalsel keluar daerah, bahkan Oktober lalu delapan kali atau terbanyak sebagaimana hasil rapat Banmus, belum terhitung atas undangan/ajakan instansi terkait.
Pewarta: Syamsuddin Hasan: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.