Pemerintah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan mulai mendistibusikan logistik kepada para korban banjir rob di beberapa desa di Pulau Laut Tengah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah Kotabaru Tri Basuki Rachmad di Kotabaru, Rabu mengatakan, pihaknya bersama Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotabaru telah mendistribusikan logistik kepada para korban.
"Barang yang distrubusikan seperti, mie instan, air mineral, beras, minyak goreng, ikan sarden, terpal dan tenda," ujarnya. Bahkan petugas juga telah mendistribusikan peralatan dapur umum, dimana untuk menyiapkan konsumsi bagi para pengungsi yang belum berani pulang ke rumah masing-masing.
Menurut Basuki, pengungsi kini sangat membutuhkan bahan-bahan makanan, karena sebagian besar barang milik mereka terendam banjir rob yang datang dan surut secara tiba-tiba.
Hingga saat ini masih ada puluhan pengungsi banjir rob asal Semisir dan salino belum berani pulang ke rumahnya.
Mereka menempati tenda darurat, gedung sekolah dasar, kantor camat dan rumah keluargnya terdekat. Namun sebagian besar para pengungsi sudah kembali pulang me rumah masing-masing.
Sebagian pengungsi yang masih bertahan khawatir akan terjadi gelombang tinggi susulan yang dapat membahayakan keselamatannya. Sementara itu, banjir rob Selasa (20/3) yang terjadi di lima kecamatan, yaitu, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Pulau Laut Barat, Pulau Laut Kepulauan, Pulau Laut Selatan dan Pulau Sembilan menyebabkan sekitar 400 warga Semisir, Salino dan Sungai Pasir mengungsi.
Sedikitnya 76 rumah dan fasilitas umum rusak, beberapa rumah hancur tertimpa pohon dan batang kelapa. Ribuan batang bibit karet dan kelapa sawit rusak dan puluhan hektare tanaman padi rusak terendam air laut./C/DÂ
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.