Banjir akibat air pasang (Rob) yang melanda kawasan pesisir muara Sungai Barito di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan merusak 124 rumah yang tersebar di sejumlah desa di kecamatan itu.
"Laporan yang kami himpun dari pembakal (kepala desa) terdapat 124 unit rumah yang rusak," ujar Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Aluh-Aluh Suharto di Martapura, Selasa.
Ia mengatakan, ratusan rumah yang rusak itu tersebar pada 12 desa yang letaknya di pesisir muara Sungai Barito sehingga terkena langsung dampak banjir Rob yang terjadi Senin (19/3) petang. Disebutkan, 12 desa itu adalah Desa Sungai Musang, Bakambat, Labat Muara, Tanipah, Pulantan, Simpang Warga Dalam, Simpang Warga Luar, Pemurus, Podok, Aluh-Aluh Kecil Muara, Aluh-Aluh Besar dan Desa Kuin Besar.
"Rumah yang rusak berat sebanyak 81 unit dan paling banyak di Desa Bakambat, Labat Muara dan Desa Tanipah, sisanya sebanyak 38 unit rusak sedang dan ringan," ungkap pejabat senior di kecamatan tersebut.
Menurut dia, selain merusak ratusan rumah, banjir Rob yang datang tiba-tiba dengan ketinggian air mencapai satu meter itu juga merusak fasilitas umum seperti jembatan dan titian (jembatan dari potongan kayu).
"Jumlah jembatan yang rusak dan terputus sehingga tidak bisa dilintasi sebanyak 13 buah, sedangkan titian kayu yang rusak panjang totalnya mencapai 2,3 kilometer," sebutnya.
Dikatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa akibat banjir yang muncul karena fenomena alam berupa naiknya permukaan air laut di daerah yang berbatasan langsung dengan laut itu.
 "Sejauh ini belum ada korban jiwa, tetapi kami menerima laporan dari pembakal ada dua warga Desa Pemurus yang melaut dan hingga Selasa malam belum pulang," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya sudah menerima bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar yang langsung diserahkan Bupati Banjar Khairul Saleh kepada kecamatan setempat.
 "Bantuan berupa sembako dan barang kebutuhan lainnya sudah kami terima dan rencananya segera diserahkan kepada warga korban banjir sehingga mereka tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata dia.
Kepala BPBD Banjar Noor Sunarto mengatakan, pihaknya akan menyalurkan bantuan susulan sesuai kebutuhan korban banjir termasuk kesiapan mendirikan dapur umum.
"Bantuan susulan yang dibutuhkan warga segera diserahkan dan soal dapur umum kami menunggu kondisi di lapangan, jika diperlukan maka dapur umum siap didirikan," katanya./zal/DÂ
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.