Batulicin - Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu) mengalokasikan dana APBD 2012 sebesar Rp3 milyar untuk membiayai pelaksanaan operasi persalinan atau caesar gratis bagi ibu hamil dari keluarga tidak mampu di "Bumi Bersujud".


Alokasi dana program caesar gratis Rp3 milyar itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan dasar bidang kesehatan masyarakat tidak mampu, khususnya pelayanan ibu hamil.

Bupati Mardani H Maming, mengharapkan, dengan adanya program caesar gratis dari kelurga kurang mampu itu, dapat menjadi solusi terbaik bagi ibu yang hendak persalinan melalui operasi caesar namun dihadapkan pada masalah dana.

Pemkab Tanah Bumbu juga berharap program yang digulirkan itu menjadi salah satu langkah konstruktif dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi pada saat proses persalinan berlangsung.

"Pemerintah daerah sangat menyadari, salah satu masalah yang menjadi pemicu kematian ibu dan bai saat persalinan dikarenakan adanya kondisi ketidakwajaran kandungan ibu hamil. Maka salah satu solusi penanganan masalah secara medis adalah dengan jalan operasi caesar," terang Bupati.

Dengan melihat fakta itulah, khususnya kasus yang terjadi pada ibu hamil dari keluarga kurang mampu, pemerintah daerah memandang sangat perlu mengalokasikan dana pelayanan masyarakat bidang kesehatan dengan sasaran layanan operasi caesar.

Pada APBD Tanah Bumbu 2011 program tersebut dialokasikan sebesar Rp1,8 milyar, pada 2012 dinaikkan menjadi Rp3 milyar.

Dari anggaran sebesar Rp1,8 milyar, terserap sebesar Rp1,58 miliar.
Sedangkan pada 2012 hingga Pebruari lalu telah terserap anggaran Rp166.500.000,- untuk membiayai operasi caesar sebanyak 38 ibu hamil dari keluarga kurang mampu.  

Dari angka realisasi yang ada itu menurut Bupati, menunjukkan angka permintaan layanan yang signifikan. Data ini sekaligus membuktikan, bahwa program operasi cesar gratis yang berjalan baru  satu tahun itu telah mendapat respon positif di masyarakat.

Dengan begitu, harapan pemerintah daerah untuk menekan angka kematian ibu atau anak dalam proses persalinan secara bertahap akan tercapai, dan masyarakat khususnya warga kurang mampu merasa terbantu karena seperti diketahui biaya persalinan dengan jalan operasi cesar sejauh ini masih tergolong tinggi.

Rahmawati, warga Kecamatan Simpang Empat menyebutkan, melalui program operasi cesar gratis yang diluncurkan Pemkab Tanbu sejak tahun 2011 lalu tersebut secara nyata telah mampu mengurangi kesulitan warga kurang mampu sekaligus sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam rangka terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan bidang kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Bumi Bersujud. (Adv/Tanbu/ant/C)




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026