Bibit sapi unggul bantuan pemerintah daerah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, bekerja sama dengan PT Adaro Indonesia yang diberikan kepada masyarakat setempat pada 2011 lalu saat ini sudah menghasilkan.


Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan Holtikultura, Peternakan dan Perikanan (PTPHPP) Kabupaten Balangan Tuhalus di Paringin, ibu kota Balangan, Minggu, mengatakan dari total 50 ekor sapi betina yang diberikan 6 ekor diantaranya sudah melahirkan.

"Sapi-sapi yang telah melahirkan itu masing-masing lima ekor hasil pengelolaan kelompok masyarakat Desa Hilir Banua dan satu ekor hasil pengelolaan kelompok masyarakat Matang Hanau di Kecamatan Lampihong," ujarnya.

Sisanya, masing-masing 17 ekor sapi betina yang dikelola kelompok masyarakat Desa Hilir Banua dan 17 ekor sapi betina yang di kelola kelompok masyarakat Matang Hanau sedang dalam keadaan bunting.

Total bantuan bibit sapi unggul yang diberikan kepada masyarakat berjumlah 60 ekor, terdiri dari 10 ekor jantan dan 50 ekor betina, dialokasikan kepada dua kelompok masyarakat di dua desa, Desa Hilir Banua dan Matang Hanau di Kecamatan Lampihong, sejumlah masing-masing 30 ekor.

Menurutnya, bibit sapi unggul jenis Bali yang diberikan dalam dua tahap yaitu September dan November tersebut ternyata sebagian besar dalam keadaan bunting sehingga kini sudah ada yang melahirkan.

"Sebelum diberikan, kami juga tidak tahu kondisi sapi-sapi tersebut dan baru diketahui bahwa sebagian telah bunting ketika dilakukan pemeriksaan oleh Petugas Kesehatan Hewan sesaat setelah diterima oleh masyarakat," katanya.

Pemberian bantuan bibit sapi unggul tersebut merupakan pelaksanaan dari program pemerintah pusat dalam upaya pencapaian swasembada daging sapi 2014 mendatang.

Dalam program tersebut pemerintah pusat mengalokasikan bantuan 30 ekor bibit sapi unggul kepada pemerintah daerah untuk disalurkan kepada masyarakat dengan syarat harus ada dukungan dan partisipasi dari pihak swasta untuk ikut serta memberikan bantuan bibit sapi unggul dalam jumlah yang sama.

Untuk Kabupaten Balangan, pemerintah daerah setempat mendapatkan dukungan penuh dari PT Adaro Indonesia melalui pelaksanaan program Coorporate Social Responsibility atau CSR.

Ia menambahkan, peran serta PT Adaro Indonesia dalam mendukung program tersebut sangat besar karena tanpa keterlibatan mereka pemerintah pusat tidak akan memberikan jatah alokasi bantuan bibit sapi unggul.

"Selain pelaksanaan program pemerintah pusat untuk pencapaian swasembada daging sapi pada 2014 mendatang, pemberian bibit sapi unggul itu juga untuk mendukung pembentukan sentra kawasan peternakan di Balangan," tambahnya.

2012 ini, pemerintah daerah setempat telah mencanangkan pembentukan kawasan sentra peternakan yang meliputi 13 desa di tiga kecamatan.

Dengan keberhasilan program bantuan yang telah diberikan dimana hingga Februari ini saja sudah ada bibit sapi unggul yang melahirkan, diyakini akan menunjang percepatan pembentukan kawasan sentra peternakan.

Pada 2012 ini, pemerintah pusat rencananya akan kembali mengalokasikan bantuan serupa kepada pemerintah daerah Balangan sebanyak dua paket atau 60 ekor bibit sapi unggul dengan syarat mendapatkan dukungan serta partisipasi pihak swasta.

"Kami sangat berharap 2012 ini pihak swasta baik PT Adaro Indonesia atau perusahaan lainnya dapat memberikan dukungan dan ikut berpartisipasi sehingga alokasi bantuan dari  pemerintah pusat dapat direalisasikan," demikian Tuhalus./C




Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026