Tabalong Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi peduli petani, terutama di provinsinya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa yang mayoritas pekerjaan bertani.
Kepedulian Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel itu terhadap petani terlihat dengan mengharapkan hidupkan kembali Sistem Resi Gudang (SRG), sebagaimana keterangan persnya, Rabu.
Menurut alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, dengan SRG petani dapat menyimpan komoditas padi mereka saat berlimpah dan harga rendah.
Selain itu, dengan SRG bisa menjadikan komoditas sebagai agunan modal usaha, ujar anggota DPRD Kalsel dua periode kelahiran "kota minyak" Tanjung (237 km utara Banjarmasin), ibukota Kabupaten Tabalong tersebut.
Oleh sebab itu, menurut pegiat Putra Putri Saraba Kawa (Pusaka) Tabalong tersebut, saatnya Kalsel memperkuatnya dengan menerbitkan peraturan daerah (perda) tentang SRG.
Saran wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel V/Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong itu cukup beralasan antara lain karena sudah ada Undang Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2006 yang diubah dengan UU No. 9 Tahun 2011 tentang Sistem Resi Gudang.
"Kita harapkan dengan keberadaan Perda SRG kehidupan petani Kalsel makin sejahtera yang pada gilirannya menjadi penggerak roda perekonomian daerah untuk terus meningkat," pungkas Firman Yusu.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.