Kami baru saja bertemu pak menteri dan bersepakat segera membentuk Migran Centre di ULM

Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sepakat membentuk Migran Centre di lingkungan kampus.

"Kami baru saja bertemu pak menteri dan bersepakat segera membentuk Migran Centre di ULM," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri dalam rilis diterima ANTARA di Banjarmasin, Rabu.

Dia mengatakan kehadiran Migran Centre diharapkan dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja lulusan kampus ke pasar kerja internasional.

Migran Centre ULM direncanakan rampung dibentuk dalam satu bulan ke depan. 

Baca juga: Rektor ULM dorong standarisasi tenaga kerja hadapi tantangan ekonomi global

Langkah ini menjadikan ULM sebagai bagian dari jaringan perguruan tinggi nasional yang berkomitmen dalam menyiapkan generasi pekerja migran Indonesia yang terampil, berdaya, dan terlindungi.
 

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri memberikan cenderamata kepada Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin. (ANTARA/HO-HumasULM)


Sementara Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan program Migran Centre merupakan bagian integral dari ekosistem penyiapan, pelatihan, dan vokasi bagi mahasiswa. 

Hingga saat ini, program tersebut telah berhasil diimplementasikan di 12 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri menegaskan Migran Centre berfungsi sebagai wadah integrasi yang mencakup informasi lowongan kerja luar negeri, job mentoring, informasi lembaga vokasi, serta informasi penempatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI). 

Baca juga: ULM tambah lima guru besar menuju ranking 1.500 dunia

Program ini hadir sebagai respons strategis terhadap tantangan global dalam penyediaan tenaga kerja migran yang kompeten.

Saat ini diproyeksikan terdapat 324.542 lowongan pekerjaan di luar negeri dalam berbagai bidang. 

"Migran Centre menjadi salah satu strategi untuk menjawab tantangan global dalam ketersediaan tenaga kerja migran yang kompeten,” ujarnya.
 

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri dan tim saat audiensi strategis dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin di Jakarta. (ANTARA/HO-HumasULM)


Pewarta: Firman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026