Menurut CSR Manager PT Adaro, Abdurrahman di Paringin, ibu kota Balangan, Rabu, pemberian dana itu merupakan bagian dari program "Corporate Social Responsibility" atau CSR.
"Dana itu kita kucurkan dalam bentuk modal pembiayaan bagi Lembaga Keuangan Mikrofinance (LKM) untuk dialokasikan kepada masyarakat di wilayah pertambangan PT Adaro," ujarnya.
LKM yang dinamakan Banua Bauntung itu telah di bangun lima kabupaten yang masuk dalam wilayah kerja PT Adaro Indonesia, yaitu Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Barito Selatan dan Barito Utara.
Pada pelaksanaannya, LKM Banua Bauntung memberikan pelayanan kredit usaha mikro bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada.
"Badan hukum LKM berbentuk koperasi simpan pinjam dengan lima sektor usaha yang dibiayai olehnya, dengan penekanan pada UKM di wilayah kerja PT Adaro," katanya.
Lima sektor usaha yang diberikan pembiayaan melalui LKM Banua Bauntung meliputi perdagangan, jasa, pertanian, Industri Rumah Tangga (IRT) dan konsumtif.
2007 lalu LKM Banua Bauntung telah merealisasikan pinjaman dana Rp5,6 Miliar lebih, masing-masing Rp4,1 Miliar untuk sektor perdagangan, Rp680 juta di sektor jasa, Rp310 juta di sektor pertanian, dan Rp375 juta di sektor konsumtif.
Realisasi pinjaman kepada nasabah itu naik pada 2008 dengan total keseluruhan Rp7,6 Miliar lebih, masing-masing Rp5 Miliar untuk sektor perdagangan, Rp1,1 Miliar di sektor jasa, Rp451 juta di sektor pertanian, dan Rp822 juta di sektor konsumtif.
Realisasi itu mengalami penurunan pada 2009 dengan total Rp7,1 Miliar, masing-masing Rp4,1 Miliar untuk sektor perdagagan, Rp895 juta di sektor jasa, Rp226 juta di sektor pertanian, dan 993 juta di sektor konsumtif.
Sedang 2010 ini, hingga Juli lalu tercatat realisasi pinjaman sudah lebih dari Rp3 Miliar, masing-masing Rp1,9 Miliar untuk sektor perdagangan, Rp524 juta di sektor jasa, Rp93 juta di sektor pertanian, dan Rp450 juta di sektor konsumtif.
"Lembaga tersebut bersifat non profit dengan keuntungan sebagai dana operasional. PT Adaro dalam hal ini hanya sebagai donator, tanpa ada hak interpensi apapun," tambahnya.
LKM Banua Bauntung diproyeksikan sebagai lembaga yang berfungsi untuk melayani masyarakat dan sebagai fasilitator bagi perkembangan UKM serta sarana sosial.
LKM Bangun Banua diharapkan akan menjadi warisan yang dapat terus berkembang bahkan di saat PT Adaro sudah tidak lagi beroperasi.
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.