Tanjung (ANTARA) - Puluhan pelaku usaha menengah kecil dan mikro yang tergabung dalam perkumpulan Sarang Lebah Tabalong (Sarleta) menghadirkan aneka produk kuliner olahan hingga kerajinan tangan di Pekan Raya Tabalong 2025.
Koordinator Sarleta Norhasanah mengatakan pekan raya yang dilaksanakan sejak tanggal 1 sampai 7 Desember 2025 ini jadi sarana untuk mempromosikan produk lokal hasil UMKM binaan PT Saptaindra Sejati tersebut.
"Sarleta merupakan gabungan UMKM binaan PT SIS dengan aneka produk yang kita jual," jelas Norhasanah, Sabtu.
Baca juga: Pekan Raya Tabalong 2025 ajang pengembangan UMKM lokal
Dari aneka camilan kue kering (olahan berbahan ikan), keripik jengkol, sagu gula merah, kerajinan tas rajut, kain batik Tabalong, telur bebek asin hingga madu alam dapat ditemukan di stand PT SIS.
Sebagai UMKM binaan, Norhasanah yang menggeluti usaha donat dan kue, begitu juga pelaku usaha lainnya mendapatkan pelatihan serta bantuan modal.
Salah satu pelaku UMKM binaan PT SIS, Ina, merasakan manfaat positif dengan mengikuti Pekan Raya Tabalong 2025.
Produk kain batik Tabalong karya Ina jadi makin populer dan cukup diminati pengunjung dari Kabupaten Tabalong maupun luar "Bumi Saraba Kawa'".
Baca juga: Adaro dukung UMKM di Pekan Raya Tabalong 2024
"Ini tahun kedua saya mengikuti pekan raya bersama perkumpulan Sarleta dan menjadi binaan PT SIS sejak tahun 2018," cerita Ina.
Dalam satu hari selama pekan raya omset "Sarleta" mencapai Rp4 juta lebih dari penjualan berbagai produk yang dipamerkan.
