Banjarbaru Kalsel (ANTARA) - Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Firman Yusi berharap, "Corporate Social Responsibility" atau CSR ke depan makin efektif mempercepat capaian tujuan pembangunan berkelanjutan di provinsi setempat. 

"Semoga Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR ke depan makin efektif mempercepat capaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kalsel," tegas Firman Yusi ketika dikonfirmasi, Rabu. 

Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin itu mengaku, harapannya tersebut dia kemukakan saat menjadi narasumber dalam Rapat Kolaborasi Pemerintah Daerah dan DPRD dalam Optimalisasi TJSLP. 

"Rapat kolaborasi tersebut juga dalam upaya lebih memantapkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang TJSLP di Kalsel," ujar Firman Yusi yang juga Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD provinsi setempat. 

Sebagaimana terungkap dalam rapat-rapat Panitia Khusus (Pansus) Ranperda TJSLP, bahwa CSR juga berpotensi untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) asalkan teelrkelola secara efektif. 

Pasalnya di Kalsel terdapat ratusan perusahaan yang juga potensial menyalurkan CSR, namun  belum terkoordinasi secara lebih baik sehingga belum pula memberikan jaminan untuk pembangunan berkelanjutan. 

Baca juga: Ketua DPRD Kalsel tekankan sinergi BPK dan stakeholder

Selain Firman Yusi, selaku narasumber dalam Rapat Kolaborasi beberapa waktu lalu  membicarakan TJSLP tersebut,. juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel. 

Terima kasih Pimpinan DPRD dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) kabupaten/kota se-Kalsel yang hadir dan aktif berdiskusi dalam Rapat Kolaborasi Optimalisasi TJSLP. 

Foto bersama usai Rapat Kolaborasi Pemerintah Daerah dan DPRD dalam Optimalisasi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan di Aula Bappeda provinsi setempat di Banjarbaru baru-baru ini. (ANTARA/HO Dokumen Pribadi)


Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026