Jadi akun media sosial kami gunakan untuk berinteraksi dan komunikasi dua arah, langkah ini efektif menjalin komunikasi yang kuat ke semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan termasuk kalangan guru, siswa dan orang tua,
Banjarbaru (ANTARA) - Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan (BPMP Kalsel) membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat lewat berbagai konten edukasi pendidikan yang kerap dibagikan ke media sosial.
"Jadi akun media sosial kami gunakan untuk berinteraksi dan komunikasi dua arah, langkah ini efektif menjalin komunikasi yang kuat ke semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan termasuk kalangan guru, siswa dan orang tua," kata PJ Publikasi dan Komunikasi BPMP Provinsi Kalsel Susilowati di Banjarbaru, Kamis.
Sesuai petunjuk Kepala BPMP Kalsel Dr. Santoso, ungkap dia, admin akun media sosial wajib melakukan
respon cepat dengan menanggapi komentar, pesan dan mention secara sigap.
Baca juga: BPMP Kalsel bersama pegiat digital sukseskan program prioritas Kemendikdasmen
"Karena audiens menghargai perhatian nyata. Kami pun menciptakan ruang diskusi positif dengan mengadakan polling dan kuis untuk mendorong partisipasi aktif pengikut," jelas Susi, sapaan akrabnya.
Susi juga mengungkapkan, melalui akun medsos seperti Instagram @bpmp.kalsel yang telah diikuti 19,7 ribu pengikut dan 2.625 postingan, pihaknya kerap membagikan beberapa konten dalam setiap minggunya.
Bahkan terkadang jika ada informasi dari program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang harus disosialisasikan lebih masif maka dalam sehari bisa lebih dari satu konten dibagikan.
Baca juga: Kepala BPMP Kalsel bawa semangat kebersamaan di SMPN 11 Banjarbaru
"Konten kami biasanya dalam bentuk video, poster hingga infografis. Kami juga kerap memposting konten-konten receh dalam bentuk video namun tetap menyelipkan pesan edukasinya," tambah.
Susi menegaskan media sosial bagi BPMP Kalsel sebagai aset strategis sehingga terus dioptimalkan untuk menebar kebaikan lewat konten-konten edukasi pendidikan.
Selaras dengan semangat itu, BPMP Kalsel menggelar acara Penguatan Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kepada pemerintah daerah melalui pemanfaatan media sosial di Hotel Grand Maya Banjarbaru.
Baca juga: BPMP Kalsel himpun masukan untuk standar pelayanan WBBM
Peserta yang dilibatkan mengikuti kegiatan selama tiga hari itu 37 orang, terdiri atas 14 orang tim medsos Dinas Pendidikan se-Kalsel, 4 orang kepala sekolah atau guru, Guru Pejuang Digital 1 orang, SIAR Kalsel satu orang, influncer unsur guru satu orang, perwakilan media 4 orang, serta 12 orang peserta internal dari BPMP Kalsel.
Pewarta: FirmanEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026