Kita mengapresiasi langkah Pemprov Kalsel yang bersedia mengalokasikan anggaran untuk membenahi asrama mahasiswa tersebut, meskipun tidak sesuai harapan dan agak terlambat,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Asrama mahasiswa asal Kalimantan Selatan di luar provinsi itu, seperti di kawasan Jakarta Selatan, memerlukan perbaikan, karena kondisinya banyak yang mengalami kerusakan, kata Sekretaris Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin.

Ia mengemukakan harapan perbaikan asrama mahasiswa asal daerahnya yang berada di provinsi lain tersebut, di Banjarmasin, Kamis.

Dari sejumlah asrama mahasiswa asal Kalsel yang berada di luar daerah itu, dia menunjuk contoh Asrama Syech Muhammad Arsyad Al Banjary dengan luas 1.800 meter persegi di Jalan Tarumanegara, Cirendeu/Ciputat, kawasan Jakarta Selatan yang mengalami kerusakan.

"Oleh sebab itu, asrama yang merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel yang dibangun 11 tahun silam itu perlu pemugaran atau rehab berat," ujar politikus muda Partai Gerindra tersebut.

Ia berharap pula, agar Pemprov Kalsel membangun kembali asrama mahasiswa di Ciputat tersebut jika memungkinkan dengan konstruksi baru dan penambahan luasannya sehingga bisa menampung penghuni yang lebih banyak minimal berkapasitas 100 orang.

"Kita mengapresiasi langkah Pemprov Kalsel yang bersedia mengalokasikan anggaran untuk membenahi asrama mahasiswa tersebut, meskipun tidak sesuai harapan dan agak terlambat," demikian Lutfi.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Kalsel H Syamsir Rahman mengaku, pihaknya kesulitan memugar asrama di Ciputat dan yang lainnya, karena anggarannya terbatas atau minim.

"Beban Pemprov Kalsel cukup berat untuk membenahi sembilan asrama mahasiswa asal daerahnya yang ada di kota besar di provinsi lain, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar," tuturnya.

Oleh karenanya, sesuai kemampuan anggaran, perbaikan asrama tersebut secara bertahap, dan sementara ini hanya untuk enam asrama dengan nilai masing-masing Rp200 juta.

"Oleh sebab itu, kita berharap pula agar Pemkab/Pemkot se-Kalsel turut berperan membantu dana berupa `sharing`, karena penghuni asrama tersebut juga ada berasal dari kabupaten/kta setempat," demikian Syamsir.


Pewarta: Sukarli
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026