Perusahaan pertambangan nasional, PT Adaro Indonesia yang sebagian wilayah operasionalnya berada di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan memberikan bantuan untuk korban kebakaran yang terjadi di wilayah kabupaten setempat.


Team External Relation Departement PT Adaro Indonesia Riswan yang ditemui usai memberikan bantuan di Desa Halong, Kecamatan Halong sekitar 20 Km dari Paringin ibu kota Balangan, Senin, mengatakan bantuan diberikan berupa uang tunai.

"Bantuan yang diberikan PT Adaro bersifat tanggap darurat sehingga kita tidak memberikan dalam bentuk bantuan logistik," ujarnya.

Bantuan diberikan secara simbolik kepada sekretaris desa setempat untuk kemudian dibagikan kepada para korban yang membutuhkan.

Peristiwa kebakaran itu sendiri terjadi di Desa Halong Sabtu (24/12) sekitar pukul 21.00 Wita.

Api diduga berasal dari salah seorang rumah warga yang dengan cepat merembet ke rumah warga lainnya.

Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) baru tiba sekitar 30 menit kemudian yang saat itu api sudah bisa dikendalikan oleh warga setempat.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Syamsul Basri, meskipun tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan sekitar Rp500 juta.

"Peristiwa tersebut menghanguskan tujuh rumah warga dan tiga kios serta sedikitnya 20 warga kami kehilangan rumah dan tempat tinggal," katanya.

Hingga saat ini para korban masih mengungsi di rumah kerabat dan keluarga mereka yang juga tinggal di desa tersebut.(Adi/A)




Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026