Martapura (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mendorong Komunitas Informasi Masyarakat menjadi garda terdepan penyebaran informasi berkualitas.
Kepala DKISP Banjar Muhammad Aidil Basith di Kota Martapura, Ahad, mengatakan langkah yang dilakukan mendorong KIM jadi garda terdepan melalui sosialisasi mengundang pihak yang terlibat dalam komunitas itu.
"Kami menggelar sosialisasi yang diikuti 120 peserta terdiri atas anggota pokdarwis, perwakilan kecamatan, desa/kelurahan, pengelola media informasi desa serta anggota KIM dari berbagai wilayah," ujar Basith.
Baca juga: Pemkab Banjar maksimalkan layanan panggilan darurat dukung smart city
Menurut Basith, sosialisasi bertujuan memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan dan penyebarluasan informasi, karena KIM mitra strategis pemerintah membangun masyarakat yang aktif, kritis dan cerdas mengelola informasi.
Basith menekankan, era digital seperti sekarang, arus informasi begitu cepat dan tak terbatas, sehingga KIM sangat penting menyaring, mengelola dan menyampaikan informasi yang benar, bermanfaat serta membangun.
"KIM memiliki peran sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan dan program pemerintah tersampaikan dengan baik sekaligus menampung aspirasi secara efektif," ungkapnya.
Baca juga: DKISP Banjar sosialisasikan Jaring Komunikasi Sandi perkuat keamanan informasi
Dikatakan, keberadaan KIM merupakan bagian penting ekosistem informasi daerah, terutama dalam menangkal hoaks dan juga meningkatkan literasi informasi sehingga diharapkan berkembang menjadi lebih profesional.
Kepala Bidang IKP DKISP Banjar Syawli Syahri mengharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman para pegiat KIM agar penyebarluasan informasi pembangunan bisa diterima masyarakat secara merata.
"Kami juga berharap kegiatan ini mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan umpan balik terhadap kebijakan publik," harap Syawli yang menjadi nara sumber kegiatan tersebut.
Selain Syawli Syahri dengan materi regulasi KIM di Kabupaten Banjar, sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Kalsel Erlinda Puspita Ningrum, yang memaparkan materi optimalisasi komunikasi publik melalui KIM.
Baca juga: DKISP Banjar gelar FPD verifikasi usulan BTS wujudkan merdeka sinyal
