Banjarmasin (ANTARA) - Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat lanjutan Raperda Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Provinsi kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalsel, di Gedung DPRD Kalsel, di Banjarmasin.
Pada keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin, Sabtu, Ketua Pansus III Rosehan NB bersama Wakil Ketua berserta anggota Pansus III menekankan pentingnya memperkuat posisi Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai pemegang kendali saham di Bank Kalsel.
Baca juga: Pemkot Banjarbaru ajukan tiga raperda ke DPRD
Dominasi kepemilikan saham menjadi hal strategis agar pemerintah daerah dapat lebih optimal dalam mengambil kebijakan yang berdampak pada pengembangan perekonomian Banua.
Rosehan menambahkan, sebagai pengendali saham, pemerintah provinsi idealnya memiliki porsi kepemilikan yang lebih besar.
“Kami berharap, di bawah kepemimpinan H. Muhidin, komitmen untuk meningkatkan penyertaan modal dapat terus diupayakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
DPRD Kalsel melalui Pansus III memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah provinsi dalam memperkuat posisi tersebut.
Langkah itu menurut Rosehan tidak hanya mempertegas peran Pemprov Kalsel sebagai pengendali perusahaan, tetapi juga memastikan agar aset daerah dapat dikelola secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachruddin, menyampaikan bahwa meskipun secara komposisi kepemilikan saat ini Pemerintah Provinsi belum menjadi pemegang saham terbesar, namun telah disepakati bahwa pengendali saham tetap berada di tangan Pemprov Kalsel.
Kesepahaman itu menjadi dasar penting dalam menjaga arah kebijakan dan keberlanjutan pengelolaan Bank Kalsel sebagai bank daerah milik bersama.
Baca juga: DPRD HSS tegaskan agar tidak boleh ada penolakan pasien berobat
Fachruddin menambahkan, pihaknya menyambut baik dukungan DPRD Kalsel yang mendorong peningkatan penyertaan modal secara bertahap.
“Dengan kemampuan keuangan daerah yang terus berkembang, kami optimistis penyertaan modal dapat terus ditingkatkan dalam jangka waktu menengah hingga panjang,” tutup Fachrudin.
Pewarta: Latif ThohirEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.